Thursday, 7 August 2014

Lagi-Lagi Bogor

Hey! lama gak nulis disini dan blogwalking... rasanya kangen banget banget deh!!!
Ohya kemarin ini pas kebetulan ada waktu untuk BW, pas banget teman-teman blogger yang lain pada bahas liburan lebaran kemarin. Aku jadi ingin ikutan share juga disini soal liburan aku kemarin yang juga ke Bogor!!! hihihi *dadah-dadah sama Rere dan Py deh yg juga ke Bogor* 

Bisa dibilang libur lebaran kali ini tuh paling nyantai deh buat aku. Gak kaya tahun-tahun sebelumnya yg beberapa hari sebelum libur biasanya aku uda packing-packing baju, siapin ini-itu, sampai siapin bekal perjalanan juga karena pasti aku dan keluarga pergi keluar kota (Jawa Tengah dan sekitarnya). Tapi tahun ini? gara-gara Jembatan Comal ambruk dan tak kunjung jelas kapan perbaikannya selesai (walaupun udah ada jaminan sih dari Pemerintah kalau pasti dapat dilalui) akhirnya rencana pergi liburan ke Yogyakarta (iya lagi kayak tahun lalu hihi) terpaksa dicancel dan hotel yang sudah dibooking pun dibatalkan di H-7 lebaran.

Oleh karena itu terlintas ide untuk liburan yang dekat-dekat aja kayak ke Puncak dan Bandung, tapi ide aku ditolak donk! katanya macetnya gak manusiawi kalau lagi liburan panjang kaya Lebaran gini. Padahal kan kalau pergi ke Jawa juga dapat makan waktu belasan sampai puluhan jam juga ya T_T 

Dari situlah ide untuk liburan singkat ke Bogor muncul. Biarpun jalan-jalan ke Kota Bogor bisa ditempuh dalam waktu sehari tapi buat aku mana seru kalau liburan panjang gini cuma sehari dihabiskannya buat jalan-jalan dan sisa liburannya cuma dihabiskan di rumah atau mall to the mall. Jadi aku putuskan untuk bermalam di kota ini (yang awalnya sempet diketawain sama keluarga aku, kata mereka nginepnya kedeketan hehehe). Rencana awal kita mau bermalam di Harris Sentul City (3D2N), lihat promonya di website resmi mereka langsung tertarik tapi pas masukin tanggal yang kita mau ternyata udah gak available lagi hikshiks... Sempat tertarik juga sama Aston Bogor tapi ratenya agak tinggi, kan sayang cuma bermalam di Bogor doang bayar mahal yah. Akhirnya kami pilih Hotel Amaris Padjajaran Bogor, budget hotelnya Santika. Sebenarnya lebih tertarik Amaris yang di Jl. Pakuan tapi udah full semua (yang pada mau liburan tau aja ya hotel enak dan strategis).   

Senin, 28 Juli 2014
Kami berangkat dari rumah sekitar jam 10 pagi. Jalanan dan Tol Jagorawi sepi banget, yang nyetir aja santai banget bawa mobilnya. Benar-benar suasana liburan banget deh pokoknya. Karena masih kepagian buat check in di hotel, kami main-main dulu ke Sentul City. Disana ya cuma muter-muter aja sambil mampir sebentar ke Taman Budaya. Setelah cukup bosen di Sentul baru deh kita ke Bogor (lewat tol bayar Rp 1.000,-) keluar dari tol kita langsung belok kiri arah Tajur tapi bukan mau ke Tajur melainkan mau ke Bogor Nirwana Residence. Mendekati jam check in kita capcus lagi ke arah Taman Kencana tapi tempat makan legendaris disana kebanyakan pada tutup dong! Yaudah langsung aja ke hotel.    

Hotel Amaris Padjajaran Bogor, sebelahan sama Hanamasa.
Gambar diambil dari website resmi mereka.
Kamar kami dan hanya tipe ini yang tersisa saat aku pesan.
Lantainya terlihat seperti lantai kayu yah tapi pas diinjak rasanya keramik kok ^^
Gambar diambil dari website resmi mereka.
Sedikit review soal hotel : Ekspektasi aku emang gak tinggi untuk hotel ini yang terpenting kamar kami cukup bersih dan nyaman buat istirahat walaupun fasilitas dalam kamar gak royal. Tapi ada satu nih yang buat aku agak sebel dan gak nyaman selama bermalam disini, yaitu berisik. Jadi karena hotelnya hampir penuh, kami dapat kamar dilantai paling atas yang sepertinya diatas kamar kami itu ada pompa air dan tempat penampungannya deh jadi setiap berapa menit sekali terdengar bunyi pompa gitu. Kalau siang sih gak masalah ya tapi kalau pas jam tidur? ganggu banget sumpah! Belum lagi kamar kami itu rada-rada gimana gitu. Suka ada bunyi-bunyi aneh kayak bunyi ketokan kaleng, gelas, tembok. Aduh berasa banget serem gak nyamannya.

Lebaran hari pertama di Bogor akhirnya diisi dengan rencana kami yang gagal karena Kuntum Farm Field tutup donk! kata satpamnya besok balik lagi aja hari ini tutup. Ya sudah hari itu ditutup dengan hujan sepanjang sore dan jalan-jalan ke Botani Square, serta makan malam di AW #capedeh.


Selasa, 29 Juli 2014
Setelah sarapan di hotel (yang mana saya cuma suka sama scramble egg dan omelette-nya doang), kami putuskan untuk main-main dulu dan sambil belanja tentunya di SKI Tajur. SKI itu semacam tempat rekreasi keluarga yang selain ada hiburan dan permainan untuk anak-anak juga tersedia tempat perbelanjaan seperti tas, baju, sepatu, dan tentunya juga ada food court yang menjual berbagai makanan dan minuman.

Suasana tempat rekreasi keluarga di SKI yang dipadati begitu banyak pengunjung. Yang seperti bola itu adalah permainan Bola Air, permainan yang cukup digemari karena yang antri banyak.

Setelah puas main-main di SKI, kami lanjut ke Kuntum Nurseries dimana hari sebelumnya batal karena tutup. Dan ternyata sampai disana hanya Cafe Teras Air nya saja yang sudah buka sedangkan Kuntum Farm Fieldnya masih tutup (libur 2 hari). Akhirnya kami santai bentar sambil makan siang di cafe ini. Untungnya cuacanya agak mendung jadi gak panas, enak banget nyantai disini sambil ngobrol-ngobrol sama keluarga.

Cafe Teras Air, teduh sekali ya dengan atap dari tanaman seperti ini.
Pemandangan dari meja kami. Kata papa saya, dulu kita memancing di kolam ini dan bisa sewa alat pancingnya tapi sekarang kolamnya sendiri seperti tidak terawat lagi yah.
Soto mie plus nasi buat ganjel perut :)
Sate Jamur, yang ternyata bukan sate jamur kancing seperti yang aku pernah makan di Wonosobo,
Sate ini terbuat dari Jamur Tiram, yang biasa dipakai untuk dibuat 'Jamur Kriwil'
Rasa satenya menarik tapi aku kurang suka sama bumbu kacangnya yang kurang match sama satenya.

Cuma sedikit makanan yang kefoto, rasanya surga banget deh makan siang disana (walaupun rasa makanannya terbilang standard) tapi dengan suasana yang tenang, teduh, bisa santai banget sambil ditemani es kelapa hihihi... Setelah bersantai-santai kami putuskan untuk ke Rancamaya Golf Estate, disana ya cuma jalan-jalan aja sambil lihat bangunan vila disana. Hitung-hitung sambil nunggu waktu agak sorean dikit soalnya aku mau ke JUNGLEFEST hihihi...

Lanjut ke Junglefest ya...
Jadi Junglefest ini masih satu group dengan The Jungle dan Jungleland (postingan aku ke Jungleland bisa dibaca disini ya). Nah lokasinya sendiri berada di Bogor Nirwana Residence (deketan sama The Jungle atau persis di depan Padjajaran Suites Hotel) sedangkan Jungleland berada di Sentul City. Itulah sebabnya pas sampai Bogor dihari pertama kami sempetin dulu survei lokasi ke Junglefest ini sekalian lihat-lihat dari depan kira-kira menarik gak ya tempatnya, walaupun sebenarnya aku sudah tau sih kalau Junglefest ini tidak lebih menarik dari Jungleland karena wahana permainannya hanya sedikit dan lebih cocok dikatakan sebagai themepark untuk anak-anak. Tapi ada yang buat aku ngotot banget ingin kesini, mau tau apa itu???

GARDEN OF LIGHT




Alasan aku cetek banget kan hihi.. aku sengaja loh tungguin sampai sekitar jam enam sore untuk lihat Garden of Light ini dengan semua lampu menyala. Sebenarnya bulan Mei lalu aku berencana liburan ke Malang yang salah satu tujuannya adalah ingin ke Batu Night Spectaculer, dimana didalamnya terdapat Lampion Park yang bagus banget namun sayang rencana liburan aku batal tapi akhirnya tergantikan dengan moment yang istimewa (nanti aku tulis terpisah yah). Kalau dibandingkan dengan Lampion Park di BNS bisa dibilang Garden of Light ini belum ada apa-apanya, cuma cukup untuk aku yang lagi kepingin banget berada di taman yang penuh cahaya dan karakter bersinar seperti ini.

Ini foto candid, sebelum lampu-lampu Garden of Light dinyalahkan.
Lihat aja muka aku yang kesenangan bercampur kumel abis main wahana-wahananya junglefest
No one is too old for carousel!!! Aku naik sampai 2x dan diketawain terus sama si bapak-bapak yang jaga wahana ini.
Hiraukan rambut berantakan dan muka kecapean aku ya yang sebelumnya habis naik bianglala sama kursi ayun.
FYI, harga tiket masuk Junglefest itu Rp 80.000,- per orang (lebih murah dari Jungleland) tapi memang didalamnya tidak begitu banyak wahana yang menarik. Tapi dari HTM yang dibayarkan sudah termasuk deposit Rp 10.000,- yang akan dikembalikan saat kita pulang.

Setelah bersenang-senang di Junglefest, kami meluncur ke Taman Kencana. Kali ini mau makan malam di Kedai Kita sekalian mau cobain Pizza Kayu Bakarnya. Sampai sana ya ampun padat banget deh. Parkir susah, sekalinya dapat jauh sekali, restonya penuh dan banyak sekali yang waiting list. Tapi kami beruntung banget dapat meja kosong tanpa tunggu lama, langsung kami pesan pizza dan beberapa makanan lainnya tapi penyajiannya lama banget sampai tanya berkali-kali ke pelayannya. Tempatnya sendiri merupakan rumah lama yang sekarang menjadi restoran gitu, ada lesehannya juga. Kemarin itu benar-benar sumpek banget deh karena pengunjungnya banyak banget.

Daftar menu, aku ambil dari sini karena kemarin ini gak sempat foto apapun. Harga menunya pun mengalami kenaikan pas kemarin aku kesana.

Rabu, 30 Juli 2014
Sekitar jam 10.00 kami check out dari hotel dan siap berburu oleh-oleh khas Bogor. Salah satunya adalah Lapis Bogor Sangkuriang. Sampai disana sudah banyak yang antri beli, tapi sayang sekali Lapis Bogornya habis dan yang tersisa hanya Brownies Talas Keju. Akhirnya aku beli beberapa box beserta cemilan keripik-keripik gitu. Menurut mbak2 yang jaga kalau mau dapat Lapis Bogor bisa datang ke toko mulai jam 7 pagi.

Setelah itu, kami lanjut ke arah Jl. Surya Kencana untuk beli Asinan dan beli Babi Panggang hihihi.Pas lagi nunggu babi panggangnya dipotong-potong, gak sengaja ketemu teman SMA aku yang lagi jalan-jalan ke Bogor juga ^_^

Liburan kali ini walaupun "dekat" tapi cukup menyenangkan, bisa refreshing dari rutinitas yang kadang membosankan... Sekian cerita liburan dari aku, semoga besok-besok gak malas nulis lagi yah hehe...

Thursday, 17 April 2014

Menyemarakan Giveawaynya Mira

Hi..hii..hiii...
Kali ini aku sengaja nonggol khusus buat ikutan giveawaynya Mira ^_^ semenjak menang giveawaynya Evita kemarin itu, sekarang jadi lebih semangat ikut giveaway lagi xoxo. Kalian juga bisa ikutan loh dan caranya bisa dilihat disini


Pernikahan Sederhana?
Pernikahan sederhana itu menurut aku identik sama budget yang tidak terlalu besar dan tamu-tamu undangan yang sedikit (baca: keluarga dan teman dekat). Tapi terlepas dari semua perintilannya, kita harus samakan persepsi dulu soal pernikahan sederhana ini baik kepada pasangan kita maupun keluarga, khususnya orang tua. Terlebih menyangkut soal tamu yang akan diundang, jika undangan yang disiapkan terbatas sedangkan kerabat/kolega/teman-teman kita dan keluarga terlalu banyak akan lebih baik jika didiskusikan bersama dulu toh?! agar tidak menjadi problem dikemudian hari. Intinya baik kedua calon pengantin dan keluarga pengantin sama-sama happy kan..

Aku pernah membayangkan jika harus menggelar pernikahan sederhana aku memilih untuk diberkati disebuah kapel gereja yang ukuran ruangannya lebih kecil dibandingkan dengan ruang misa gereja umumnya. Setelah acara pemberkatan pernikahan selesai ada acara snacking di taman/kebun samping gereja atau bisa langsung meluncur bersama tamu-tamu lainnya ke restaurant yang sudah disiapkan. Aku suka suasana santai dan membaur dengan para tamu, bahkan lebih banyak pengantin bergerak menyapa para tamu. Untuk itu memang sebaiknya pengantin wanitanya mengenakan gaun yang benar-benar nyaman saat dipakai bergerak dan ekor gaunnya tidak terlalu panjang. Walaupun acaranya sederhana, aku pribadi kurang suka jika harus memakai gaun pendek di acara pernikahan. Memang bukan model ballgown yang mewah sih tapi beberapa gaun model A-line dibawah ini sepertinya cukup mewakili selera aku (semoga bisa jadi referensi kamu juga ya mir...)



Dalam acara seperti ini menurut aku tidak perlu disiapkan meja penerima tamu dan usernya juga, biarkan para tamu langsung memberikan gift dan wishes mereka kepada pengantin atau dapat juga dilengkapi dengan penggunaan wedding wishing tree yang ditempatkan di depan ruang acara. 

Cantik kan? ya kan?
gambarnya pinjam dari sini.
Hmmm... selain itu sebaiknya lokasi acaranya tidak dilakukan di luar kota karena akan memakan budget lebih, misalnya untuk transportasi dan penginapan. Jadi lebih efisien acaranya dilakukan di kota tempat tinggal kita aja :)


Tema Pernikahan?
Ngomongin tema pernikahan emang menyenangkan tapi langsung jadi down deh setelah disodorin pricelist sama orang dekor T.T jadi menurut aku cara paling gampang menentukan tema adalah dengan menyesuaikan dengan dekorasi venue yang sudah ada. Kalau misalnya venue kita memang dari sananya sudah dominan warna maroon-gold ya sudah tinggal dipercantik saja dengan tambahan elemen dekor senada, atau jika interior venuenya sudah bertema white-gold gitu kita padukan dengan beberapa warna seperti purple, soft orange, pink juga cantik ^^ Nah aku ada beberapa tema warna yang mungkin cocok dan pastinya cantik..

Pretty peach, pink, and green
Bright pink, peach, and cream
Rose gold, pink, and soft blue

Honeymoon?
Wajib pake banget hahahaa.. bener banget kalau ada yang bilang yang namanya honeymoon tuh dilakukan tepat setelah acara pernikahan, kalau setelahnya dan selang lama setelah menikah itu bukan honeymoon tapi liburan biasa. Aku sendiri lebih suka pilih daerah dekat pantai dan Bali cocok banget nih hehehe.. kita bisa booking private villa yang suasananya tenang, hangat, dan romantic. Nah supaya gak bosan gimana kalau coba honeymoon di Menjangan Island @ West Bali National Park aja? selain bisa menikmati keindahan laut kita bisa juga menikmati national parknya juga sambil sedikit adventure gitu. Kamu bisa lihat detailnya disini yah. Atau kamu bisa baca artikel soal Menjangan Resort nya sendiri di:

Beach Villa, langsung menghadap laut.. 
Destinasi lain yang bisa dijadikan pilihan misalnya Danau Toba dan Brastagi (Medan), Yogyakarta, dan terakhir Bandung ^_^ bisa dibaca artikelnya disini:
http://travel.detik.com/read/2012/06/28/112000/1952890/1025/5/10-tempat-terbaik-untuk-berbulan-madu-di-indonesia#menu_stop 

Nah semoga postingan panjang ini selain bisa memenangkan GA juga bisa memberikan referensi baru buat Mira ya hehehe... Good luck girl *smooooch* byebye..

Saturday, 22 March 2014

Wedding Venue di Tangerang (lanjutan)

Sebelumnya thanks untuk Eva karena berkat emailmu aku jadi semangat nulis lagi, khususnya untuk topik ini.
Kenapa soalnya aku hampir saja melupakan tujuan utama blog ini dibuat kan ya untuk memberikan banyak referensi kepada teman-teman yang mau merit di daerah Tangerang.
Aku sendiri sudah lupa >.< berapa banyak venue yang sudah aku bahas. Mungin kalau ada waktu lebih enak aku buat page khusus kali ya biar nyarinya enak. 

Club House Alam Sutera
Lokasi wedding di Alam Sutera gak cuma di Sport Club nya aja loh tetapi juga ada club house yang bisa juga digunakan untuk tempat resepsi. Lokasinya dibelakang marketing office Alsut. Kalian ambil jalan lurus aja ke arah Gereja st. Laurensius atau Sekolah St. Laurensia. Menurut aku lokasinya memang agak jauh dan kurang strategis jika dibandingkan dengan sport clubnya. Tapi vienya cantik karena ada danau dibelakangnya ^^
Fotonya pinjam dari sini
Aku suka banget sama dekor ini. Ini adalah jalan kecil menuju lokasi foto diatas itu.
Fotonya pinjam dari sini

Acorn Centre Karawaci
Lokasi: Jl. Lavayette No. 26 / Lippo Village Utara 
Tlp: (021) 55799111
Aku tahu ada lokasi ini dari beberapa temanku tapi karena aku sendiri pun tidak terlalu tertarik makanya sempat terlupakan juga hehehee. Tapi siapa tahu kalian mau coba lihat-lihat disini :)
Aku ambil beberapa foto-foto ini dari FB nya Fiogi, salah satu penyedia wedding service di Tangerang #bukanpromosi loh ya ^^



Hotel Olive Karawaci
Lokasi: Jl. Imam Bonjol no. 777 Karawaci - Tangerang
Tlp. 021-29517777
Waktu masih dalam tahap pembangunan, setiap kali lewat Karawaci aku dan Leo selalu main tebak-tebakan. Kira-kira (sebelum tahu bangunan tsb akan dijadikan hotel) aku menebak akan dijadikan gedung pemerintahan, tapi Leo nebak akan dijadikan hotel karena desain dan bentuk bangunannya menyerupai bentuk hotel katanya dan akhirnya dia bener dong T__T

Pas kebenaran aku main ke website mereka di www.hoteloliveindonesia.com aku lihat mereka pasang harga untuk beberapa paket weddingnya, aku printscreen dan aku insert disini ya. Tapi untuk benefit apa aja yang didapat silahkan langsung lihat di website mereka ya atau kontak langsung ^^

Paket wedding yang ditawarkan.
Ini ballroomnya
Ini pelaminannya. Semua foto diambil dari websitenya Hotel Olive ya ^^

 Frangipani Garden
Lokasi: BSD City
Tlp: (021) 29009859, email: frangipani.gardenparty@gmail.com
Beberapa waktu lalu aku sempat dapat email, ada tanya soal Frangipani Garden ini. Jujur aku sendiri gak tahu lokasinya disebelah mananya BSD City karena informasi alamat dan kontaknya di website mereka kurang jelas. Beberapa kali adminnya nye-spam dibeberapa wedding topic juga sih soal paketannya, tapi harga paketnya cukup wow! hehehee...

Foto galeri, sepertinya mereka belum ada foto perform yg real yah.

The Springs Club
Lokasi: Cluster The Springs - Gading Serpong Tangerang
Tlp: (021) 2938 5820 ext. 236/237 
Ada yang sudah tahu venue ini? hihihi *evillaugh* aku sudah tahu saat peluncuran cluster The Springs beberapa waktu lalu. Info saat itu rencananya akan ada ballroom dan wedding chapel di cluster ini, tetapi yang baru kedengaran cuma Royal Ballroomnya aja nih. Informasi dari websitenya, Royal Ballroom bisa menampung sampai kapasitas 1200 orang didalamnya dan diklaim sebagai ballroom termegah, terbesar, dan termewah di Serpong :)
Untuk detail paket aku kurang tahu ya, jadi kalian bisa langsung kontak mereka atau bisa kunjungi website mereka di www.thespringsclubserpong.com, nanti boleh sharing disini kalau ada tambahan informasi ^^

Peta menuju lokasi ^^

Sudah ada empat tambahan wedding venue di Tangerang, semoga informasi yang tidak lengkap-lengkap amat ini berguna yah untuk kalian yang sedang hunting-hunting venue ^__^

Friday, 31 January 2014

Cerita Suka-Suka Gue + Happy Chinese New Year

Kantor sepi banget, tepatnya di divisi gue cuma ada gue seorang, yang lain uda pada minggat (cuti)...
Gak bisa blogging atau blogwalking sih kalau lagi sepi gini, you know lah.. kantor gue lumayan strict dalam penggunaan internet, jadi tetaplah menjadi karyawan yang manis dan pura-puralah sibuk bekerja! hahaha *evil-laugh* (jadi kalau kalian mau pada tau, kesibukan gue hari ini ya ngetik draft postingan ini nih di word.. huahahaaaa)

Ehm.. apa yah.. akhir-akhir ini gue kan suka ngebahas cerita jalan-jalan gue kemarin tuh yang tentu saja belum kelar dan masih ada lanjutannya. Tapi gue bosen! gimana dong? I need something new and fresh, eh btw ngebakso sambil minum es jeruk makyoss yeee *ngelantur* ...

and let's get started!

darimana? GAK TAU!

cerita apa aja lah, namanya juga postingan absurd dan gak jelas.

Imlekan waktu kecil
baiklah, karena momentnya pas banget menjelang imlek jadi biarkanlah gue cerita sedikit aja soal kebiasaan gue dan keluarga dalam merayakan imlek ini. Waktu gue masih kecil, kita semua berkunjung ke rumah saudara gue yang dijadikan basecamp setiap tahunnya buat kumpul-kumpul keluarga, gue seneng deh kalau imlekan pada kumpul-kumpul begini karena ya gitu deh namanya juga anak kecil ya, semakin banyak orang gedenya kan makin asik.. makin banyak angpao yang terkumpul... hehehe... dan biasanya tuh angpao gak gue buka dulu isinya, biasanya kan ada tuh yang suka ngintip-ngintip isi angpao di kamar mandi, hayoo ngaku??? kalau gue dibukanya pas dirumah dan pas buka angpao satu-satu itu berasa kayak dapat ... ehmm.. harta karun??? hahhaaa...

iya yang jelas senang banget kalau bisa dapat angpao banyak, yang gue ingat waktu gue (mungkin) umur enam tahun, gue yang masih sangat polos itu memberikan semua isi angpao gue ke nyokap buat dibeliin boneka barbie. yeay! dan gue pun punya boneka barbie rambut pirang pertama gue, walaupun kalau gue pikir-pikir kayaknya masih ada sisa deh tuh uang angpaonya *anak perhitungan*
Cerita apa lagi ya...

Aku dan Ceker Ayam
Ahaaa!!! cerita waktu gue masih balita aja yakk... gue tuh montok banget dulu pas masih kecil, gue sendiri aja pengen nyubit *loh* waktu kecil rambut gue kemerah-merahan dan mata gue belo, kalau sekarang rambut gue hitam, lebat, ngembang dan kasar *jauhlah sama rambut para model-model iklan shampoo itu* tapi mata gue masih belo dan malah kantung mata gue kok gede banget ya *ini apa sih jadi cerita fisik*

back to my topic ya *maaf kebanyakan ngelanturnya*, ehmm.. waktu kecil itu gue sering banget dikasih makan ceker (kaki) ayam yang direbus dengan kaldu ayam + jahe dan katanya gue suka banget, sekali makan bisa abis 4 ceker bahkan lebih. Kok sekarang gue gak pernah mau makan lagi ya? gue juga gak tau tuh alasannya kenapa, pokoknya tiba-tiba gue gak suka aja dan gak kepengen makan aja.

Boneka Susan?
Trus waktu gue ulang tahun pertama, bokap gue beliin gue boneka Susan. Pada tau gak? atau pada punya juga? eh boneka susan yang gue maksud itu yang bisa nangis oe-oe itu loh dan bisa diam kalau kita kasih dot, eh namanya bukan boneka susan kali ya karena emang gak mirip kayak punya si Ria Enez sih tapi ya gue nyebutnya boneka Susan! *nyolot* hahaaa.. Kalau kata bokap, setiap dengar boneka ini nangis (kalau dicabut dotnya) gue ikutan nangis hahaaa... sampe pernah gue ikutan nangis sambil goser-goseran (ya ampun bahasa gue) trus gue banting-banting tuh boneka, dan sejak itu boneka tsb dijauhkan dari gue dan gue pun tak peduli lagi *buang muka*

Main Sepeda
Hadiah ulang tahun pertama gue yaitu sepeda roda tiga dengan ban super awet karena gak bisa kempes hehehe... gue mainin didalam rumah karena memang rumah lama gue itu panjang kayak lorong jadi puas hanya dengan muter-muter dan bolak-balik didalam rumah aja. Trus pas udah umur 6 tahun, gue dibeliin sepeda roda 4 warna merah trus ada stiker kembang-kembangnya hehehee.. tapi sepeda mini itu sempat disimpan lama digudang sampai akhirnya baru gue pakai di rumah baru (tahun 1998 gue pindah rumah), pakenya barengan sama ade gue dan drama banget nih pas gue 'dipaksa' belajar naik sepeda tanpa bantuan 2 roda kecil di belakang. Jatuh dirumput, nabrak pager, lutut lecet, siku lecet sampai pipi luka juga pernah gue rasain, rasanya tuh perih *mewek sejadinya* sungguh saat itu kok gue ngerasa banyak orang rese amat ya! gue yg udah seneng naik sepeda roda 4 kok disuruh naik sepeda roda 2, padahal naikinnya menurut gue saat itu sama enaknya ah.

Tapi berhubung ade gue (usianya 3 tahun dibawah gue) udah lancar dan lihai banget main sepedanya, sebagai seorang cici gue malu dong ya masa kalah sama adiknya. Helloww apa kata dunia?
Yep! finally gue bisa juga naik sepeda roda 2 asal jangan disuruh naik sepeda capung ala engkong-engkong jaman dulu aja ya, gue gak mau. 

Bebek kwek-kwek
Eh pada tau gak kalau gue gak makan daging bebek? aneh gak sih? sama sekalipun gue belum pernah coba dan gak mau coba, walaupun suka ileran sendiri sih kalau ngeliat bebek peking! hihihi... Begini ceritanya, masa kecil gue kalau liburan sekolah itu kan suka diajak nyokap ke rumah kakek-nenek gue yang masih ndeso banget, tanah mereka luas dan banyak dimanfaatkan untuk area persawahan, perkebunan, dan perternakan. Nah kakek gue ini juga pelihara bebek dalam jumlah yang cukup banyak. Pagi-pagi bebek-bebek itu dikeluarin dari kandang dan diangon (eh bener gak ya, intinya kayak digembalakan gitu kalo domba) dan setiap sore itu dikembalikan lagi ke kandang. Gue tau jelas lah tuh bebek dekil-dekil, suka nyebur juga diempang, dan makanannya apaan. So, dari situlah gue ehmmm rada geli hihihi.

Eh kakek gue juga ada ternak ayam, tapi anehnya gue gak geli ya makan daging ayam? Sebentar-sebentar, gue kasih tau dulu ya kalau gue ini juga pernah loh selama setahun gak makan daging ayam karena masih kebayang-bayang gak tegaan pas gue lihat ayam peliharaan ade gue (beli didepan sekolahan yang bulunya diwarna-warniin itu) dipelihara, dikasih makan sampai udah gede ehhh dipotong.. huhuhu... kan kasihan yah.

Kerang-kerangan
Kerang, pada tau kan? yang suka ada di resto seafood gitu. Enak ya? gue sih gak doyan! Mau kerang dara (yang merah itu), kerang ijo kek, kerang kuning, etc (kecuali kerang mutiara deh, bagi doong!) gue gak suka, gak mau, dan gak akan pernah makan. Titik.

Kenapa? bukannya gue gak pernah coba ya trus gue gak doyan (kayak macam gue gak makan bebek itu), jadi saat SMP gue tuh pernah ngidam banget pengen makan sayur kerang ijo, trus dibeliin deh sayur matengnya sama nyokap eh abis loh gue gadoin (gadoin = makan tanpa nasi) sendirian. Eh taunya abis itu gue langsung muntah *maap ya* sejadi-jadinya dan begitu terus sampai seharian muntah-muntah, alhasil jadi gak enak makan dan pas dibawa ke dokter gue sakit Typus aja doong!

Yang bikin gue kapok dan gak mau makan kerang lagi bukan karena abis makan kerang gue jadi sakit ya, tapi gue masih trauma *halah* sama rasa eneg saat *maap lagi ya, agak menjijikan bahasanya* muntahin isi perut gue yg kebanyakan abis makan kerang itu.

***
Begitulah cerita suka-suka gue kali ini, sebelum salam jumpa..
Gue mau ngucapin Happy Chinese New Year ya buat teman-teman yang merayakan
^^

*becanda kok becanda xoxo*

Wednesday, 29 January 2014

Kenapa suka ngeblog?

Gue tulis postingan ini hampir telat banget deh!!!
pertama, disaat blogger-blogger yang lain udah pada ganti cerita baru, gue baru mau ngebahas.
kedua, parahnya gue baru tahu hari ini kalau postingan ini ternyata  dilatarbelakangi GA-nya si Epi, dan gue mau ikutan dooong *siapa tahu beruntung*

Kapan kenal dunia blogger?
Gue mulai berkenalan sama *ehmm* dunia blogger ini sejak tahun 2010, dimana gue lagi suka-sukanya baca novel remaja dan tiba-tiba ingin banget punya blog pribadi yang isinya semua cerpen-cerpen yang gue tulis. Tapi berhubung gue tipikal orang yang angin-anginan, jadilah blog gue itu terbengkalai, berdebu, dan kini hilanglah sudah ingatan gue akan alamat email dan password blog tersebut. 

Kenapa ngeblog (lagi)?
Keinginan mulai ngeblog lagi itu muncul di bulan Maret 2012 lalu, dilatarbelakangi oleh gue yang ingin sekali punya wedding blog yang berisi rangkaian perjalanan gue dalam menyiapkan detail-detail hari bahagia itu, sekaligus bisa berguna untuk para bride to be diluar sana yang lagi bingung, kepusingan, atau what-everlah yang mereka rasain selama masa persiapan pernikahan. Yes,yang gue juga rasain.
Dari sanalah gue mulai rajin hunting dan survei vendor, mulai dari gedung, catering, bridal, dan perintilan-perintilannya. Ketika gue mulai posting di blog, cerita blah-blih-bluh-bleh-bloooh soal vendor yang udah gue tau, eh kok ada juga yah yang baca dan komen-komen. You know, I'm HAPPY!

Senang karena selain gue bisa cerita dengan susunan kata berantakan semau udel, tulisan-tulisan gue juga ternyata berguna dan diapresiasi, and i called it as a way to share, i enjoyed it ...

Gue juga coba untuk tinggalin alamat email di page gue ini  dan dan lagi-lagi gue gak nyangka banyak yang email gue, dari sekedar nanya sampe sharing soal wedding prep. Bahkan dari obrolan di email itu sekarang malah ada beberapa yang berlanjut ngobrol di whatsapp, salah satu diantaranya malah ngundang gue diacara weddingnya *lirik Sara* bulan November lalu, uniknya ini kali pertamanya gue hadir diacara wedding sekalian kopi darat sama pengantinnya. Seru!!! pas di-stage untungnya kita emang pernah lihat foto profil masing-masing kan jadi udah gak asing lagi deh tapi si Groomnya ini yang berkali-kali nanya, "ini Nichole, serius?" hahaha... dan si Bridenya juga bilang ke Leo kalau gara-gara blog gue nih jadi (semangat) merit, spontan kita pada ketawa-ketiwi disana... hahahaa... gue gak akan bisa lupain deh... kocak abis!!!

And I love it and will continue blogging,
Yes! rasanya kayak orang ketagihan makan nasi padang, semakin banyak nulis, semakin banyak teman, dan gue semakin ingin update blog terus!!!! walaupun akhir-akhir ini cerita di blog gue isinya agak minggir sedikit dari persiapan wedding, eitzzz... suatu saat *ehmm..ehmm* akan gue lanjutkan ceritanya ya, remember! we're still working behind the scenes... hahayyy...

dan terakhir semoga blog gue ini akan terus setia sama gue *kayak bakalan selingkuh aja ceritanya* bersama sepanjang waktu bersama gue untuk mengabadikan setiap cerita-cerita berharga *mulai lebay* dan tentunya semoga lewat postingan kali ini, gue bisa menang GA nya si Epi... horaaayyyy!

Xoxo!

Tuesday, 28 January 2014

Natalan di Bali #3 ~ Bedugul dan Tanah Lot

Cerita Natalan di Bali yg pertama bisa dilihat disini, dan cerita Natalan di Bali yang kedua bisa dilihat disini.
Sehabis dari Taman Ayun Mengwi, kita lanjut ke arah Bedugul. Kalau dipeta lokasinya naik jauh ke Utara dan tentu saja selama perjalanan kami senang banget, hawanya sejuk karena memang kita mengarah ke daerah dataran tinggi. Sebelum memasuki area wisata kita akan melewati Kebun Raya Eka Karya Bali atau yang lebih dikenal dengan Kebun Raya Bedugul (Bedugul Botanical Garden) dan Pasar Buah Candi Kuning.

Ehm.. jangan terkecoh ya dengan plang petunjuk tempat wisata Danau Beratan yang dipasang oleh beberapa restaurant, sabar aja karena sebentar lagi juga sampai kok ke tempat rekreasi yang tepat, yang dikelola oleh Pemkab Tabanan. Untuk tiket masuknya (WNI) sebesar Rp 10.000/ orang

Pintu masuk wisatanya :)
Banyak bunga dan tamannya ditata apik sekali, suka!
Pura lagi...
Bisa naik sampan/perahu dan speedboat juga disini, lumayan asik bisa menimati Danau Beratan sambil berkeliling. 
Tarif sarana rekreasi air.
Pura Ulundanu yang tersohor itu, coba cek di uang Rp 50.000,- yah.
Jasa foto keliling, satu kali foto Rp 15.000,- dapat framenya juga loh. Lumayan kan.
Cantik ya...
Setelah berkeliling di kawasan ini, kita sempat rehat makan siang sebentar di mobil dan baru lanjut lagi ke Kebun Raya Bedugul. Penasaran sih sama Kebun Raya yang satu ini, sama gak ya kira-kira isinya sama Kebun Raya Bogor dan Taman Cibodas Puncak?

Tiket masuknya Rp 7.000,-/ orang dan tarif kendaraan Rp 12.000,-/ mobil.
Kami cukup excited pas masuk ke Kebun Raya ini karena sepanjang jalan dihiasi berbagai bunga, pohon-pohon dan patung-patung, kombinasinya cantik deh.

Aku gak bohong kan...??? hehehe
Di dalam kebun raya ini banyak sekali pengunjung yang piknik, kalau ada yang mau rekreasi outbound juga bisa di Bali Tree Top (mirip kayak Bandung Tree Top di Lembang nih).
Kurang lebih isinya juga mirip-mirip kayak di Bogor dan Puncak, agak membosankan sih. Untung saja ada stand makanan disana, kita beli es krimnya dan lumayan untuk mengembalikan mood yang sempat drop.

Perjalanan kita lanjutkan lagi yah, tapi sebelumnya kita mampir dulu di Cafe Tahu yang masih didaerah Bedugul. Gue gak punya foto-foto makanannya tapi yang pasti kita agak kecewa nih sama rasanya, huh!
Dari Bedugul ke Tanah Lot ini cukup jauh jarak yang harus ditempuh, tapi tenang kok kita gak ketinggalan lihat sunset disana.

Tiket masuk wisata Tanah Lot Rp 10.000,-/ orang dan tarif parkir mobil Rp 5.000,-
Setelah mobil terparkir, kita berjalan melewati sebuah resto yang enak banget buat duduk-duduk santai sambil nunggu matahari terbenam tapi kita gak mau karena lebih pilih mengeksplor Tanah Lot dulu.

Lagi pasang :(
Pengunjung Tanah Lot yang udah kayak semut saking banyaknya hihihi
Gila yah rame banget!
Pura di atas tebing dan ditengah laut juga. Kita foto barengan dengan background view ini. Jasa foto kelilingnya lebih mahal Rp 20.000,-/ foto 
Foto terakhir :)
Kita gak lihat sunsetnya dong... hiks hiks T.T' mendadak langitnya tertutup awan gelap aja tuh dan berhubung jarak dari Tanah Lot ke hotel kita di Kuta cukup jauh yaudah jadinya kita pulang deh, sebelum sampai ke hotel kita mampir dulu buat makan malam di Nasi Ayam Kedewataan Ibu Mangku di Seminyak. Akhirnya bisa nyobain juga ya, tapi kok gue berasa lebih mahal ya harganya dibandingkan sama yg di Ubud?

sampai jumpa di postingan #4 yah (^-^)

Monday, 27 January 2014

Natalan di Bali #2 ~ Toko Krisna dan #3 ~ Taman Ayun Mengwi

Yipieee.. melanjutkan cerita liburan ke Bali pas Natalan kemarin yah. Untuk cerita hari pertama bisa dilihat disini. Selamat membaca ^^

Selasa, 24 Desember 2013
Hari itu pas bangun tidur tiba-tiba kita sadar hujan turun selebat-lebatnya, gak asik banget sih :( tapi beruntungnya, hari ini memang rencananya gak main jauh-jauh karena kan mau ikutan Misa Malam Natal di Gereja FX Kuta. Jadi setelah hujan mulai reda kita siap-siap berangkat sarapan dan belanja-belenji ke Toko Krisna ^^
Untuk sarapan pagi ini kita makan nasi campur bali lagi di Jl. Patih Jelantik, harga satu bungkus nasi dengan ayam suwir, irisan daging sapi, dan mie goreng hanya Rp 4.500,- saja saudara-saudara! tapi jangan bayangkan betapa banyaknya isi satu bungkus nasi tersebut ya karena percayalah kalian gak akan kenyang kalau makan cuma satu bungkus... hehehehe...

Setelah sarapan kita gak langsung ke Krisna sih tapi ya muter-muter dulu di sepanjang Jl. Kartika Plaza - Kuta, trus daerah Seminyak, Kerobokan, Petitenget, sampai ke daerah Canggu. Kita sempat juga masuk ke beberapa resort buat tanya harga sekalian lihat dalamnya seperti apa :)

Setelah agak siangan dikit, baru deh kita ke Toko Krisna di Jalan Sunset Road Kuta. Sebenarnya Krisna ada di beberapa tempat selain yang disini, ada yang di Jl. Raya Tuban (dekat Joger) dan di Jl. Nusa Kambangan Denpasar. Tapi gue pilih kesini aja karena lebih dekat, lebih besar, dan lebih enak parkirnya.

Fotonya pinjam dari sini, maap ya bukan dokumentasi pribadi abis keburu nafsu belanja sih hihihi
Patung Krisna yang selalu ada di setiap depan tokonya. Fotonya pinjam dari sini juga.
Suasana didalam toko Krisna, percayalah karena harganya terlihat murah-murah para wanita tidak akan sanggup jika hanya beli 1 pc untuk 1 item/jenis barang, waspadalah!
Saat masuk Krisna ini, pegawainya dengan sigap nempelin stiker bernomor di baju kita. Stiker ini rupanya digunakan sebagai ID saat berbelanja dan berguna juga sebagai nomor identitas saat menuliskan kupon undian. Menurut gue belanja oleh-oleh khas Pulau Dewata hanya dengan mengunjungi Krisna aja sudah cukup kok. Oleh-oleh yang dijual cukup lengkap ada kain bali, kaos, jepitan bunga jepun bali, berbagai macam accecoris, sabun dan aromatherapy khas Bali dan berbagai aneka makanan khas sebut saja Pie Susu dan kacang disco. Untuk sesi belanja cantik kali ini (iya soalnya akan ada sisi belanja episode-episode selanjutnya) gue pribadi merogoh kocek kurleb satu jutaan hehehe *khilaf*

Setelah beranjak dari Toko Krisna, kita kembali ke Hotel buat siap-siap ke gereja sore nanti. Berhubung kali ini momentnya malam Natal, kita sampai satu jam sebelum acara di mulai dan tempat duduk di dalam gereja udah penuh aja gitu, kita kebagian duduk di balkon gereja yang ada disisi luar.

Gereja St. Fransiscus Xaverius Kuta, sumber gambar dari blog ini.
Kalau kalian kesulitan untuk cari alamat gereja ini, paling enak pakai GPS atau kalau mau tanya orang bilang aja mau ke arah Lippo Mall Kuta (lokasinya persis di seberang gereja) atau Waterboom Kuta (letaknya satu garis dengan gereja, berjarak tidak terlalu jauh lagi) di Jl. Kartika Plaza.


Rabu, 25 Desember 2013
Hari Rabu ini senang deh karena cuacanya bersahabat sekali ^^ Rencana jalan-jalan hari ini kita mau ke Taman Ayun Mengwi, Danau Beratan - Bedugul, Kebun Raya Bedugul, Alas Kedaton, dan Tanah Lot.
Sebelum berangkat, kita sempat tanya-tanya orang hotel dulu arah perjalanan kita hari ini, walaupun kita ikutin petunjuk jalan dengan seksama *ciehhh* pada akhirnya beberapa kali kita tanya sama Pak Polisi juga. Sempat gak meyakinkan sih jalan ke Taman Ayun ini, soalnya jalannya di perdesaan banget dan jarang kendaraan lewat tapi akhirnya kita bisa sampai juga.

Untuk tiket domestik masuk Taman Ayun ini adalah Rp 10.000,-/ orang, dan berikut hasil jepretan kamera kami selama rekreasi di Taman Ayun Mengwi ini.

Sepanjang jalan menuju Taman Ayun Mengwi yang membuat kami sedikit ragu dan cemas, takut nyasar.
Yeay.. sampai juga di Desa Adat Mengwi. Lokasi parkir mobil kita melewati gapura itu dulu setelah itu kita jalan kaki kembali ke arah depan. Jangan sembarang parkir kendaraan disini ya karena kawasan ini cukup tertib dan banyak diawasi pecalang juga.
Melewati pasar seni juga namun sayang belum beroperasi.
Selamat datang.. siapkan uang karcis masuk yahhh...
Belum apa-apa sudah berfoto ria, termasuk gue :p
Ini diorama sabung ayam, ukurannya menyerupai ukuran aslinya.
Pura... tapi pintu puranya di kunci. Lihat rumput hijaunya, siapa yang mau ikutan guling-guling?
View yang terlihat dari luar Pura
Puranya ternyata dikelilingi kolam disekelilingnya.
Komplek Taman Ayun ini cukup luas ya, jadi kalau kita kelelahan dan mau istirahat sebentar bisa duduk-duduk di gazebo yang telah disediakan, sambil mengumpulkan energi untuk perjalanan selanjutnya :)

Untuk jalan-jalan hari ketiga, ceritanya dibagi dua sesi ya *hoooaaammmm - udah ngantuk*
***

Sampai Nanti

Hola semuanya,  Entah sudah berapa lamanya ya gak nulis disini. Sudah ganti bulan banyak banget, malah sudah ganti tahun juga.  Gue j...