Kamis, 17 April 2014

Menyemarakan Giveawaynya Mira

Hi..hii..hiii...
Kali ini aku sengaja nonggol khusus buat ikutan giveawaynya Mira ^_^ semenjak menang giveawaynya Evita kemarin itu, sekarang jadi lebih semangat ikut giveaway lagi xoxo. Kalian juga bisa ikutan loh dan caranya bisa dilihat disini


Pernikahan Sederhana?
Pernikahan sederhana itu menurut aku identik sama budget yang tidak terlalu besar dan tamu-tamu undangan yang sedikit (baca: keluarga dan teman dekat). Tapi terlepas dari semua perintilannya, kita harus samakan persepsi dulu soal pernikahan sederhana ini baik kepada pasangan kita maupun keluarga, khususnya orang tua. Terlebih menyangkut soal tamu yang akan diundang, jika undangan yang disiapkan terbatas sedangkan kerabat/kolega/teman-teman kita dan keluarga terlalu banyak akan lebih baik jika didiskusikan bersama dulu toh?! agar tidak menjadi problem dikemudian hari. Intinya baik kedua calon pengantin dan keluarga pengantin sama-sama happy kan..

Aku pernah membayangkan jika harus menggelar pernikahan sederhana aku memilih untuk diberkati disebuah kapel gereja yang ukuran ruangannya lebih kecil dibandingkan dengan ruang misa gereja umumnya. Setelah acara pemberkatan pernikahan selesai ada acara snacking di taman/kebun samping gereja atau bisa langsung meluncur bersama tamu-tamu lainnya ke restaurant yang sudah disiapkan. Aku suka suasana santai dan membaur dengan para tamu, bahkan lebih banyak pengantin bergerak menyapa para tamu. Untuk itu memang sebaiknya pengantin wanitanya mengenakan gaun yang benar-benar nyaman saat dipakai bergerak dan ekor gaunnya tidak terlalu panjang. Walaupun acaranya sederhana, aku pribadi kurang suka jika harus memakai gaun pendek di acara pernikahan. Memang bukan model ballgown yang mewah sih tapi beberapa gaun model A-line dibawah ini sepertinya cukup mewakili selera aku (semoga bisa jadi referensi kamu juga ya mir...)



Dalam acara seperti ini menurut aku tidak perlu disiapkan meja penerima tamu dan usernya juga, biarkan para tamu langsung memberikan gift dan wishes mereka kepada pengantin atau dapat juga dilengkapi dengan penggunaan wedding wishing tree yang ditempatkan di depan ruang acara. 

Cantik kan? ya kan?
gambarnya pinjam dari sini.
Hmmm... selain itu sebaiknya lokasi acaranya tidak dilakukan di luar kota karena akan memakan budget lebih, misalnya untuk transportasi dan penginapan. Jadi lebih efisien acaranya dilakukan di kota tempat tinggal kita aja :)


Tema Pernikahan?
Ngomongin tema pernikahan emang menyenangkan tapi langsung jadi down deh setelah disodorin pricelist sama orang dekor T.T jadi menurut aku cara paling gampang menentukan tema adalah dengan menyesuaikan dengan dekorasi venue yang sudah ada. Kalau misalnya venue kita memang dari sananya sudah dominan warna maroon-gold ya sudah tinggal dipercantik saja dengan tambahan elemen dekor senada, atau jika interior venuenya sudah bertema white-gold gitu kita padukan dengan beberapa warna seperti purple, soft orange, pink juga cantik ^^ Nah aku ada beberapa tema warna yang mungkin cocok dan pastinya cantik..

Pretty peach, pink, and green
Bright pink, peach, and cream
Rose gold, pink, and soft blue

Honeymoon?
Wajib pake banget hahahaa.. bener banget kalau ada yang bilang yang namanya honeymoon tuh dilakukan tepat setelah acara pernikahan, kalau setelahnya dan selang lama setelah menikah itu bukan honeymoon tapi liburan biasa. Aku sendiri lebih suka pilih daerah dekat pantai dan Bali cocok banget nih hehehe.. kita bisa booking private villa yang suasananya tenang, hangat, dan romantic. Nah supaya gak bosan gimana kalau coba honeymoon di Menjangan Island @ West Bali National Park aja? selain bisa menikmati keindahan laut kita bisa juga menikmati national parknya juga sambil sedikit adventure gitu. Kamu bisa lihat detailnya disini yah. Atau kamu bisa baca artikel soal Menjangan Resort nya sendiri di:

Beach Villa, langsung menghadap laut.. 
Destinasi lain yang bisa dijadikan pilihan misalnya Danau Toba dan Brastagi (Medan), Yogyakarta, dan terakhir Bandung ^_^ bisa dibaca artikelnya disini:
http://travel.detik.com/read/2012/06/28/112000/1952890/1025/5/10-tempat-terbaik-untuk-berbulan-madu-di-indonesia#menu_stop 

Nah semoga postingan panjang ini selain bisa memenangkan GA juga bisa memberikan referensi baru buat Mira ya hehehe... Good luck girl *smooooch* byebye..

Sabtu, 22 Maret 2014

Wedding Venue di Tangerang (lanjutan)

Sebelumnya thanks untuk Eva karena berkat emailmu aku jadi semangat nulis lagi, khususnya untuk topik ini.
Kenapa soalnya aku hampir saja melupakan tujuan utama blog ini dibuat kan ya untuk memberikan banyak referensi kepada teman-teman yang mau merit di daerah Tangerang.
Aku sendiri sudah lupa >.< berapa banyak venue yang sudah aku bahas. Mungin kalau ada waktu lebih enak aku buat page khusus kali ya biar nyarinya enak. 

Club House Alam Sutera
Lokasi wedding di Alam Sutera gak cuma di Sport Club nya aja loh tetapi juga ada club house yang bisa juga digunakan untuk tempat resepsi. Lokasinya dibelakang marketing office Alsut. Kalian ambil jalan lurus aja ke arah Gereja st. Laurensius atau Sekolah St. Laurensia. Menurut aku lokasinya memang agak jauh dan kurang strategis jika dibandingkan dengan sport clubnya. Tapi vienya cantik karena ada danau dibelakangnya ^^
Fotonya pinjam dari sini
Aku suka banget sama dekor ini. Ini adalah jalan kecil menuju lokasi foto diatas itu.
Fotonya pinjam dari sini

Acorn Centre Karawaci
Lokasi: Jl. Lavayette No. 26 / Lippo Village Utara 
Tlp: (021) 55799111
Aku tahu ada lokasi ini dari beberapa temanku tapi karena aku sendiri pun tidak terlalu tertarik makanya sempat terlupakan juga hehehee. Tapi siapa tahu kalian mau coba lihat-lihat disini :)
Aku ambil beberapa foto-foto ini dari FB nya Fiogi, salah satu penyedia wedding service di Tangerang #bukanpromosi loh ya ^^



Hotel Olive Karawaci
Lokasi: Jl. Imam Bonjol no. 777 Karawaci - Tangerang
Tlp. 021-29517777
Waktu masih dalam tahap pembangunan, setiap kali lewat Karawaci aku dan Leo selalu main tebak-tebakan. Kira-kira (sebelum tahu bangunan tsb akan dijadikan hotel) aku menebak akan dijadikan gedung pemerintahan, tapi Leo nebak akan dijadikan hotel karena desain dan bentuk bangunannya menyerupai bentuk hotel katanya dan akhirnya dia bener dong T__T

Pas kebenaran aku main ke website mereka di www.hoteloliveindonesia.com aku lihat mereka pasang harga untuk beberapa paket weddingnya, aku printscreen dan aku insert disini ya. Tapi untuk benefit apa aja yang didapat silahkan langsung lihat di website mereka ya atau kontak langsung ^^

Paket wedding yang ditawarkan.
Ini ballroomnya
Ini pelaminannya. Semua foto diambil dari websitenya Hotel Olive ya ^^

 Frangipani Garden
Lokasi: BSD City
Tlp: (021) 29009859, email: frangipani.gardenparty@gmail.com
Beberapa waktu lalu aku sempat dapat email, ada tanya soal Frangipani Garden ini. Jujur aku sendiri gak tahu lokasinya disebelah mananya BSD City karena informasi alamat dan kontaknya di website mereka kurang jelas. Beberapa kali adminnya nye-spam dibeberapa wedding topic juga sih soal paketannya, tapi harga paketnya cukup wow! hehehee...

Foto galeri, sepertinya mereka belum ada foto perform yg real yah.

The Springs Club
Lokasi: Cluster The Springs - Gading Serpong Tangerang
Tlp: (021) 2938 5820 ext. 236/237 
Ada yang sudah tahu venue ini? hihihi *evillaugh* aku sudah tahu saat peluncuran cluster The Springs beberapa waktu lalu. Info saat itu rencananya akan ada ballroom dan wedding chapel di cluster ini, tetapi yang baru kedengaran cuma Royal Ballroomnya aja nih. Informasi dari websitenya, Royal Ballroom bisa menampung sampai kapasitas 1200 orang didalamnya dan diklaim sebagai ballroom termegah, terbesar, dan termewah di Serpong :)
Untuk detail paket aku kurang tahu ya, jadi kalian bisa langsung kontak mereka atau bisa kunjungi website mereka di www.thespringsclubserpong.com, nanti boleh sharing disini kalau ada tambahan informasi ^^

Peta menuju lokasi ^^

Sudah ada empat tambahan wedding venue di Tangerang, semoga informasi yang tidak lengkap-lengkap amat ini berguna yah untuk kalian yang sedang hunting-hunting venue ^__^

Jumat, 31 Januari 2014

Cerita Suka-Suka Gue + Happy Chinese New Year

Kantor sepi banget, tepatnya di divisi gue cuma ada gue seorang, yang lain uda pada minggat (cuti)...
Gak bisa blogging atau blogwalking sih kalau lagi sepi gini, you know lah.. kantor gue lumayan strict dalam penggunaan internet, jadi tetaplah menjadi karyawan yang manis dan pura-puralah sibuk bekerja! hahaha *evil-laugh* (jadi kalau kalian mau pada tau, kesibukan gue hari ini ya ngetik draft postingan ini nih di word.. huahahaaaa)

Ehm.. apa yah.. akhir-akhir ini gue kan suka ngebahas cerita jalan-jalan gue kemarin tuh yang tentu saja belum kelar dan masih ada lanjutannya. Tapi gue bosen! gimana dong? I need something new and fresh, eh btw ngebakso sambil minum es jeruk makyoss yeee *ngelantur* ...

and let's get started!

darimana? GAK TAU!

cerita apa aja lah, namanya juga postingan absurd dan gak jelas.

Imlekan waktu kecil
baiklah, karena momentnya pas banget menjelang imlek jadi biarkanlah gue cerita sedikit aja soal kebiasaan gue dan keluarga dalam merayakan imlek ini. Waktu gue masih kecil, kita semua berkunjung ke rumah saudara gue yang dijadikan basecamp setiap tahunnya buat kumpul-kumpul keluarga, gue seneng deh kalau imlekan pada kumpul-kumpul begini karena ya gitu deh namanya juga anak kecil ya, semakin banyak orang gedenya kan makin asik.. makin banyak angpao yang terkumpul... hehehe... dan biasanya tuh angpao gak gue buka dulu isinya, biasanya kan ada tuh yang suka ngintip-ngintip isi angpao di kamar mandi, hayoo ngaku??? kalau gue dibukanya pas dirumah dan pas buka angpao satu-satu itu berasa kayak dapat ... ehmm.. harta karun??? hahhaaa...

iya yang jelas senang banget kalau bisa dapat angpao banyak, yang gue ingat waktu gue (mungkin) umur enam tahun, gue yang masih sangat polos itu memberikan semua isi angpao gue ke nyokap buat dibeliin boneka barbie. yeay! dan gue pun punya boneka barbie rambut pirang pertama gue, walaupun kalau gue pikir-pikir kayaknya masih ada sisa deh tuh uang angpaonya *anak perhitungan*
Cerita apa lagi ya...

Aku dan Ceker Ayam
Ahaaa!!! cerita waktu gue masih balita aja yakk... gue tuh montok banget dulu pas masih kecil, gue sendiri aja pengen nyubit *loh* waktu kecil rambut gue kemerah-merahan dan mata gue belo, kalau sekarang rambut gue hitam, lebat, ngembang dan kasar *jauhlah sama rambut para model-model iklan shampoo itu* tapi mata gue masih belo dan malah kantung mata gue kok gede banget ya *ini apa sih jadi cerita fisik*

back to my topic ya *maaf kebanyakan ngelanturnya*, ehmm.. waktu kecil itu gue sering banget dikasih makan ceker (kaki) ayam yang direbus dengan kaldu ayam + jahe dan katanya gue suka banget, sekali makan bisa abis 4 ceker bahkan lebih. Kok sekarang gue gak pernah mau makan lagi ya? gue juga gak tau tuh alasannya kenapa, pokoknya tiba-tiba gue gak suka aja dan gak kepengen makan aja.

Boneka Susan?
Trus waktu gue ulang tahun pertama, bokap gue beliin gue boneka Susan. Pada tau gak? atau pada punya juga? eh boneka susan yang gue maksud itu yang bisa nangis oe-oe itu loh dan bisa diam kalau kita kasih dot, eh namanya bukan boneka susan kali ya karena emang gak mirip kayak punya si Ria Enez sih tapi ya gue nyebutnya boneka Susan! *nyolot* hahaaa.. Kalau kata bokap, setiap dengar boneka ini nangis (kalau dicabut dotnya) gue ikutan nangis hahaaa... sampe pernah gue ikutan nangis sambil goser-goseran (ya ampun bahasa gue) trus gue banting-banting tuh boneka, dan sejak itu boneka tsb dijauhkan dari gue dan gue pun tak peduli lagi *buang muka*

Main Sepeda
Hadiah ulang tahun pertama gue yaitu sepeda roda tiga dengan ban super awet karena gak bisa kempes hehehe... gue mainin didalam rumah karena memang rumah lama gue itu panjang kayak lorong jadi puas hanya dengan muter-muter dan bolak-balik didalam rumah aja. Trus pas udah umur 6 tahun, gue dibeliin sepeda roda 4 warna merah trus ada stiker kembang-kembangnya hehehee.. tapi sepeda mini itu sempat disimpan lama digudang sampai akhirnya baru gue pakai di rumah baru (tahun 1998 gue pindah rumah), pakenya barengan sama ade gue dan drama banget nih pas gue 'dipaksa' belajar naik sepeda tanpa bantuan 2 roda kecil di belakang. Jatuh dirumput, nabrak pager, lutut lecet, siku lecet sampai pipi luka juga pernah gue rasain, rasanya tuh perih *mewek sejadinya* sungguh saat itu kok gue ngerasa banyak orang rese amat ya! gue yg udah seneng naik sepeda roda 4 kok disuruh naik sepeda roda 2, padahal naikinnya menurut gue saat itu sama enaknya ah.

Tapi berhubung ade gue (usianya 3 tahun dibawah gue) udah lancar dan lihai banget main sepedanya, sebagai seorang cici gue malu dong ya masa kalah sama adiknya. Helloww apa kata dunia?
Yep! finally gue bisa juga naik sepeda roda 2 asal jangan disuruh naik sepeda capung ala engkong-engkong jaman dulu aja ya, gue gak mau. 

Bebek kwek-kwek
Eh pada tau gak kalau gue gak makan daging bebek? aneh gak sih? sama sekalipun gue belum pernah coba dan gak mau coba, walaupun suka ileran sendiri sih kalau ngeliat bebek peking! hihihi... Begini ceritanya, masa kecil gue kalau liburan sekolah itu kan suka diajak nyokap ke rumah kakek-nenek gue yang masih ndeso banget, tanah mereka luas dan banyak dimanfaatkan untuk area persawahan, perkebunan, dan perternakan. Nah kakek gue ini juga pelihara bebek dalam jumlah yang cukup banyak. Pagi-pagi bebek-bebek itu dikeluarin dari kandang dan diangon (eh bener gak ya, intinya kayak digembalakan gitu kalo domba) dan setiap sore itu dikembalikan lagi ke kandang. Gue tau jelas lah tuh bebek dekil-dekil, suka nyebur juga diempang, dan makanannya apaan. So, dari situlah gue ehmmm rada geli hihihi.

Eh kakek gue juga ada ternak ayam, tapi anehnya gue gak geli ya makan daging ayam? Sebentar-sebentar, gue kasih tau dulu ya kalau gue ini juga pernah loh selama setahun gak makan daging ayam karena masih kebayang-bayang gak tegaan pas gue lihat ayam peliharaan ade gue (beli didepan sekolahan yang bulunya diwarna-warniin itu) dipelihara, dikasih makan sampai udah gede ehhh dipotong.. huhuhu... kan kasihan yah.

Kerang-kerangan
Kerang, pada tau kan? yang suka ada di resto seafood gitu. Enak ya? gue sih gak doyan! Mau kerang dara (yang merah itu), kerang ijo kek, kerang kuning, etc (kecuali kerang mutiara deh, bagi doong!) gue gak suka, gak mau, dan gak akan pernah makan. Titik.

Kenapa? bukannya gue gak pernah coba ya trus gue gak doyan (kayak macam gue gak makan bebek itu), jadi saat SMP gue tuh pernah ngidam banget pengen makan sayur kerang ijo, trus dibeliin deh sayur matengnya sama nyokap eh abis loh gue gadoin (gadoin = makan tanpa nasi) sendirian. Eh taunya abis itu gue langsung muntah *maap ya* sejadi-jadinya dan begitu terus sampai seharian muntah-muntah, alhasil jadi gak enak makan dan pas dibawa ke dokter gue sakit Typus aja doong!

Yang bikin gue kapok dan gak mau makan kerang lagi bukan karena abis makan kerang gue jadi sakit ya, tapi gue masih trauma *halah* sama rasa eneg saat *maap lagi ya, agak menjijikan bahasanya* muntahin isi perut gue yg kebanyakan abis makan kerang itu.

***
Begitulah cerita suka-suka gue kali ini, sebelum salam jumpa..
Gue mau ngucapin Happy Chinese New Year ya buat teman-teman yang merayakan
^^

*becanda kok becanda xoxo*