Jumat, 27 Mei 2016

Sepekan Lagi

Halo semuanyaaa....

Tinggal menghitung mundur beberapa hari lagi menuju hari yang ditunggu-tunggu *ciehhhh*

Rasanya?

Pengen buru-buru hari itu segera datang dan berlalu indah hihihi

Dua minggu belakang ini, jadi minggu-minggu paling sibuk, paling capek, sekaligus paling berat (berat keluarin uang dari kantong  maksudnya huahahaha, buat bayar vendor-vendor kami)

Ohya, gue belom apalain janji nikah nih!!! Males gitu bawaannya zzz, cuma satu paragraf sih cuma kan harus dimaknai sungguh-sungguh ya! Semoga aja dapat moodnya, bisa rasain feelnya, dan siap mempertanggung jawabkannya seumur hidup.

Soal undangan, sudah 95% terkirim semua. Puji Tuhan, nggak ada drama dibagian yang satu hihi... Final fitting di bridal dilakukan di minggu ini, ah khawatir nih body gue melebar hahaha karena napsu makan akhir-akhir ini meningkat hahaha mana makan nasi banyak pula *panik, panik* Apalagi ya? Dekor juga TM di minggu ini, kita juga test food terakhir di minggu ini. Kue pengantin udah beres juga, desain backdrop & frame photobooth udah confirm semua juga. Haleluyah!

Yang nanyain kabar souvenir gue, hahaha rasanya gue juga gak percaya deh, dari total 430pcs yang baru rampung cuma 130pcs huahahhaa... Cuma tinggal pasang thank you card sama pita doang sih, semangat kakaaakkk...!!!

Urusan di Gereja, juga kita udah ngerti semua apa yang harus kita siapkan, minggu depan kita dapat jadwal GR. Untuk catatan sipil, kita baru daftarin setelah resepsi, tapi siapin surat-surat udah mulai dari sekarang. Jadi sekarang itu ada peraturan baru dimana catpil (daftar & sidang) harus hari kerja, gak bisa Sabtu/Minggu lagi *cmiiw*

Soal honeymoon, akhirnya tujuan kita ke Pulau Honeymoon sejuta umat alias Bali... Udah lewat sih masa-masa sedih penuh penyesalan kara gak jadi ke Labuan Bajo hihihi mungkin belum berjodoh aja nih, semoga masih ada kesempatan dilain waktu. Tapi dasar rejeki gak kemana, kami dapat "hadiah tambahan" berupa fasilitas leyeh-leyeh yang mayan bangetttt di waktu honeymoon kami, nanti gue ceritain detailnya ya hihi...

Uhm...kayaknya segitu dulu update-an gado-gado, yang mana gue sendiripun pusing bacanya hahaha... Ets, gak lupa gue selalu mohon doa dari kalian yang baca ya! Semoga semuanya lancarrr jaya ^^ amin...

Rabu, 18 Mei 2016

[DIY Wedding Stuffs] : Buku Misa Pemberkatan

Untuk buku misa pemberkatan/ holy matrimony book, gue buat sendiri. Mulai dari rapihin teks-nya, bikin cover, ngeprint, sampai jadi sebuah booklet. Dengan membuatnya sendiri, bisa irit beberapa ratus ribu loh - dengan catatan alat dan bahan nebeng fasilitas kantor ;p

Teks Buku Misa
Dapat dari Sekretariat Gereja setelah kami selesai Kanonik. Nama pasangan diisi dengan nama gue dan L, kita juga harus pilih bacaan kitab suci yang mau dibacakan. Setelah kita selesai edit teks-nya jangan lupa diserahkan kembali ke Sekretariat Gereja untuk dikoreksi Romo yang akan memberkati.

Setting Book Fold di Microsoft Office Word
Disini gue contohkan pakai Ms. Word 2007 ya, jadi fungsi book fold ini memudahkan kita dalam membuat "buku lipat", jadi dalam satu kertas bisa menjadi 2 halaman dan halamannya pun akan otomatis diatur oleh fungsi ini.

Langkah-langkahnya sederhana kok:
PAGE LAYOUT >> SIZE >> Pilih Kertas (A4) >> MORE PAPER SIZE >> MARGIN (isi marginnya) >> ORIENTATION (Pilih Portait/ Landscape) >> MULTIPLE PAGES : BOOK FOLD >> OK.


Langkah Pertama

Langkah Kedua

Selesai melakukan pengaturan book fold, waktunya ngeprint deh. Kalau kalian punya printer yang bisa ngeprint otomatis bolak-balik lebih mudah lagi tinggal diatur aja di settingan saat ngeprint. Kalau kalian pakai printer biasa, setelah klik PRINT >> Properties >> Printing Shortcut (disini gue pakai printer HP) >> Pilih 2 (DOUBLE) SIDED PRINTING/ DUPLEX PRINTING

Penggunaan Two Sided Printing/ Duplex Printing ialah untuk mencetak/print halaman pada bagian depan dan belakang kertas, karena pencetakan untuk buku biasanya bolak-balik (halaman 1 di depan dan halaman 2 di belakang). 
Apabila terdapat 8 halaman maka printer akan mencetak hanya 4 halaman saja dan sisanya 4 halaman berikutnya untuk bagian belakang, jadi jika sudah mencetak 4 halaman pertama (setengah buku)  printer akan berhenti otomatis untuk memberikan waktu supaya kita bisa mebalikan kertas untuk pencetakan/print 4 halaman terakhir pada bagian belakang kertas. Sumber informasi dari sini.


Settingan waktu ngeprint


Cover Buku Misa
Setelah ngeprint isinya, gue lanjut buat covernya. Untuk yang gak mau repot, di Toko Buku Rohani seperti Obor atau Immanuel, tersedia cover buku misa yang sudah jadi dengan bahan yang cukup tebal. Teman gue si Mbe, waktu itu beli disana, namun sayangnya dia lupa harganya.


Cover misa teman gue,
thank you Mbe udah mau kirimin foto buku misanya untuk referensi tulisan ini ^^

Tapi dalam rangka pengiritan hihihi, gue akhirnya bikin sendiri covernya. Templatenya ambil dari Google lalu dipercantik sendiri. Hasilnya? Lumayan loh hihihi... selanjutnya baru deh covernya diprint. Berhubung guenya pelit, gak mau ngeprint pakai karton tebal, alhasil gue ngeprintnya juga pakai A4 putih polos biasa. 

Untuk cara men-staples-nya ada cara khusus, jadi setelah halaman buku dirapihkan, lipat dua, gunakan buku tebal untuk alas, stapes bagian tengahnya di dua titik, setelahnya baru rapihkan. Viola...


Sampul depan

Sampul belakang

FYR, gue juga pernah kepikiran buat cetak buku misa ini di percetakan. Untuk kisaran 60 pcs, harga yang ditawarkan adalah Rp 5.000 - Rp 6.000,- per pc dengan spesifikasi bentuknya booklet kayak yang gue bikin diatas, sampul karton tebal dan cetak warna sampulnya, sedangkan cetak untuk isi tetap hitam putih. 

Kembali lagi kepada kebutuhan masing-masing, kalau nggak ada budget dan punya waktu lebih bisa coba dibuat sendiri kayak gue tapi kalau punya budget lebih bisa ke percetakan dan tinggal terima beres. Selamat mencoba :p