Saturday, 31 October 2015

Belitung #5: Kuliner Belitung

Sampai juga diepisode terakhir liburan ke Belitung! buat yang mau lihat itinerary gue selama 3 hari di Belitung silahkan baca tulisan bagian satu, dua, tiga, dan empat yah. 

Kalau dilihat dari agenda perjalanan gue dan rombongan rekan kerja, sebenarnya bisa dibilang hari efektif untuk jalan-jalan di Belitung ini cuma dua hari, karena di hari ketiga kami semua harus kembali ke Jakarta dengan penerbangan paling pagi. 

Nah kali ini gue mau bahas mengenai beberapa kuliner yang gue coba selama di Belitung. Gue rasa kalau kalian ikutan tur kemungkinan sama pihak travel agentnya diarahkan ke tempat makan dibawah ini deh, dan memang di Belitung itu pilihan makanan (menurut gue) gak terlalu banyak jadi ya itu-itu saja. Here we go!

Mie Atep Belitung
Mie Atep Belitung berlokasi di Jalan Sriwijaya, yang merupakan jalan protokol sekaligus salah satu sentra kuliner
di Kota Tanjung Pandan.

Aih (sebutan untuk perempuan yang dituakan) sedang mempersiapkan pesanan Mie Belitung untuk di bawa pulang.
Uniknya untuk membungkus makanan rata-rata masyarakat di Belitung mempergunakan daun simpur sebagai
penganti daun pisang atau kertas pembungkus.

Seporsi Mie Atep Belitung terdiri atas mie kuning, tauge, kuah kaldu udang yang kental, lengkap dengan
potongan udang, kentang, mentimun, dan emping. Rasanya? enakkk!!!

Makan Mie Atep Belitung jangan lupa minumnya es jeruk kunci yang asem-asem seger (sayang gak ke foto). Untuk yang udah keburu ngiler dan penasaran mau nyobain Mie Atep ini setau gue ada cabangnya di Pasar Modern BSD, cuma gue sendiri belum pernah cobain yang disana hihihi...

Mie Atep Belitung
Jl. Sriwijaya No. 27 
Tanjung Pandan - Belitung
Tlp. (0719) 21464



RM. Lili - Seafood
Eitss.. jangan lihat kemasan luarnya dulu ya. Bangunannya boleh sederhana, tapi rasa makananya patut di coba.
Belum lagi RM Lili ini masih berada di garis Pantai Tanjung kelayang, jadi sambil nunggu pesanan jadi kita bisa main-main
di pantainya atau bisa juga duduk di bawah pohon sambil menikmati buah kelapa yang segar.

Ikan Bakar. Ukurannya memang gak terlalu besar tapi rasanya enak dan fresh.

Ini favorit gue, Gangan Laut. Terbuat dari kepala ikan yang dimasak dengan bumbu-bumbu seperti kunyit, cabai, dll...
Rasanya gurih-asem-pedas, enak deh. 

Selain itu masih ada beberapa masakan seperti cah kangkung balacan (yang enak banget), udang goreng tepung, dan ikan goreng kering. Semuanya enak, tapi favorit gue yaitu Gangan dan cah kangkung, mantab pool!

Pohon rindang di depan bangunan rumah makan

Siang itu gue berkali-kali pakai obat tetes mata karena perih, entah disebabkan karena asap kiriman (lihat langitnya gelao) atau karena angin di pantai yang kencang sekali.

Don't leave anything but footprints.

Teman gue yang lagi asyik menggambar diatas pasir.

Siang-siang dibawah pohon pinus sambil memandang bebas ke arah laut, apalagi anginnya kencang.
Enaknya sambil ngelamun ya? eh!

Buah pinus yang mungil-mungil beda banget sama buah pinus yang ada di pegunungan.


Kong Djie Coffee
Berdasarkan cerita, warung kopi rumahan ini sudah berdiri sejak tahun 1943.
Waktu kami datang kesini (hampir jam 9 malam) sebenarnya warung kopi ini sudah tutup sejak jam 5 sore,
tapi atas permintaan dari travel agent kami, jam tutupnya diperpanjang supaya kami bisa merasakan kopi disini.

Gue bukan penikmat kopi walaupun kopi susu sekalipun. Jadi ketika teman-teman gue pada pesan kopi/ kopi susu/
cokelat panas, gue gak pesan apa-apa karena selain gak suka, gue juga udah ngantuk.
Foto kopi susunya gue pinjam dari tripadvisor.

Sekian edisi kuliner di Belitung, sebenarnya ada satu tempat makan lagi tapi gue gak ingat (karena udah kelamaan) dan gak ada dokumentasi sama sekali juga. Akhir kata semoga tulisan ini bermanfaat ya khususnya untuk teman-teman yang mau ke Belitung :)

Sampai jumpa di edisi jalan-jalan berikutnya, jangan bosen ya!

No comments:

Post a Comment

Sampai Nanti

Hola semuanya,  Entah sudah berapa lamanya ya gak nulis disini. Sudah ganti bulan banyak banget, malah sudah ganti tahun juga.  Gue j...