Saturday, 3 October 2015

Belitung #3: Indahnya Pantai Laskar Pelangi

Mimpi adalah kunci, untuk kita menaklukkan dunia, berlarilah....
tanpa lelah sampai engkau meraihnya

Laskar Pelangi
Takkan terikat waktu, bebaskan mimpimu di angkasa, warnai bintang di jiwa.


Belitung dan Laskar Pelangi adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Nama Kepulauan Belitung terkenal seiring kesuksesan film Laskar Pelangi yang diambil dari novel karya Andrea Hirata, putera asli Belitung. Salah satu lokasi syuting film tersebut berada di Pantai Tanjung Tinggi.

Pantai Tanjung Tinggi berlokasi sekitar 30 KM dari pusat kota Tanjung Pandan. Pantai ini identik dengan adanya batu granit raksasa yang mengelilingi pantai. Jumlah batu granit yang ada di pantai Tanjung Tinggi mencapai angka ratusan dengan ukuran yang variatif. Keindahan panorama di Tanjung Tinggi membuat pantai ini menjadi lokasi wisata yang harus banget dikunjungi.


Sebagai bukti kalau pantai ini pernah menjadi salah satu lokasi syuting film Laskar Pelangi

Ekspresi kesenengan hihihi...
Batu granit dipinggir pantai, tunggu dulu ini baru batu-batu permulaan hahaha
Bergaya dikit boleh doong ahh!
Abis itu binggung mau turunnya gimana, huahahahaa....

Mengabadikan indahnya alam ciptaan Tuhan secara digital

Batu-batu granit lagi, masih banyak lowhhh...

Yaampun, di foto ini gue lupa tahan nafas *kempesin perut*

Ada batu-batu granit lagi di tengah laut.

Garis pantai yang panjang terlihat dari atas batu sini.

Perahu tradisional juga sedang berlayar

Bersantai sambil rendam kaki, segar banget...

Ini yang kadang bikin gue geregetan kenapa gak bisa berenang. Air lautnya jernih dan seolah manggil-manggil
untuk nyemplung. Semoga aja gue cukup berani besok.

Udah ah capek, yuk mari siap-siap ke restoran. Udah laper...

Seger banget ya siang-siang minum es kelapa muda.

Parkir kendaraan pengunjung Pantai Tanjung Tinggi. Eh, ada anjing di pantai.

Jujur saya terpesona banget sama keindahan Pantai Tanjung Tinggi ini, gak heran kalau pantai ini suka dijadikan lokasi foto prewedding. Jika ada kesempatan gue ingin kembali lagi kesini, duduk diatas batu-batu granit raksasa itu sendirian, sambil menatap hamparan laut yang luas, memejamkan mata, lalu mengucap syukur.

Menarilah dan terus tertawa, walau dunia tak seindah surga
bersyukurlah pada yang kuasa, cinta kita di dunia....

No comments:

Post a Comment

Sampai Nanti

Hola semuanya,  Entah sudah berapa lamanya ya gak nulis disini. Sudah ganti bulan banyak banget, malah sudah ganti tahun juga.  Gue j...