Saturday, 23 January 2016

SK-II Magic Ring Skin Test #2

Happy weekend people... *tebar senyum manis*
Hari ini kebetulan gue ada agenda ngemall sama temen gue, gak jauh-jauh ke Aeon Mall aje. Gue memang ada rencana mau beli sunblock Loreal di Aeon Dept Store, tapi pas lewatin counter SKII eh gue lihat mereka udah punya magic ring langsung gue bersorak gembira (dalam hati) hihihi... cuma karena lagi ada customer lain jadinya gue jalan-jalan dulu, pas mau pulang baru mampir ke counter SKII. 

Gue bilang ke BC-nya kalau bulan kemarin gue pakai SRT makanya gue mau cek ada kemajuan nggak pada kulit ini. Gak lama langsung test dan hasilnya adalah..... *jreng...jreng....*




Gue skin test sekitar jam 2 siang. Secara umum, total score gue masih dibawah 50% T.T tapi lebih baik sih dari hasil skin test sebelumnya (hasil skin test sebelumnya bisa dibaca disini). Untuk skin age gue berada diumur 26 tahun lebih baik dari hasil test sebelumnya yang dinilai umur 30 tahun walaupun masih satu tahun diatas umur gue sebenarnya hihihi...

Bagian spot control yang lagi-lagi memprihatinkan, haduuu...haduuuu.... lalu gue diskusi juga sama si BC mengenai pori-pori besar disekitar pipi gue yang menurut dia tersumbat. Dia kasih saran supaya pakai cleansing sebelum cuci muka di malam hari, supaya kotoran di pori-pori bisa terangkat sempurna. Emang awalnya gue gak niat beli produk SKII jadi gue cuma nanya harganya aja dan diinfo juga per 1 Februari 2016 ada kenaikan harga produk SKII 10% *phewww*

My wishlist, khusus kulit berminyak kayak gue...

Sekian laporan hasil skin test gue yang kedua. Semoga yang ketiga, keempat, dst lebih baik hasilnya. Amin..... >_<

Wednesday, 20 January 2016

Daftar KPP

Tanggal 15 Januari 2016 lalu, L sudah mendaftarkan nama kami berdua sekaligus menyerahkan semua persyaratan untuk mengikuti KPP ke Sekretariat Gereja. Rencananya KPP akan diadakan dua hari yaitu hari Sabtu (Pk 16.00-21.30) dan Minggu (Pk. 08.00-21.00) di bulan Februari nanti.

Apa saja syarat-syaratnya?
1. Formulir terisi lengkap (formulirnya ambil di Sekretariat gereja)
2. Membayar biaya kursus Rp 200.000,-
3. Pas foto ukuran 3x4 terbaru @ 2 lembar
4. Fotocopy KTP @ 1 lembar
5. Fotocopy surat permandian bagi yang beragama Katolik/ Kristen 
    @ 1 lembar
6. Surat keterangan dari lingkungan bagi yang beragama Katolik.

Puji Tuhan kami gak kesulitan untuk mempersiapkan semua berkas persyaratannya. 
Semoga berjalan lancar semuanya. Amin.



Baca juga:
Katakese (Kursus) Persiapan Perkawinan

Monday, 18 January 2016

No Rice Diet

Postingan yang lalu gue sempat mention kalau Bos gue lagi berusaha diet, dengan cara gak makan nasi di hari kerja melainkan cuma makan sayur-sayuran rebus. Kalau hari Sabtu-Minggu, jangan ditanya ya karena itu harinya dia cheating hahaha...

Tiga bulan terakhir ini gue pun ikut-ikutan si Bos untuk diet gak makan nasi ini. Sebelumnya di rumah, nyokap memang selalu masak nasi merah dan gue pun makan nasi dengan porsi sedikit (tapi kalau lauknya enak nasinya nambah hahaha). Latar belakang mau diet adalah karena gue dibilang gendut sama teman satu divisi dan mereka yang bilang gue gendutan itu semuanya cowok loh *boxing* Saking sayangnya  (baca: isengnya) mereka sama gue, sampe berkali-kali ingetin gue supaya ngurangin ngemil dan diet karena mereka tau banget dulu pas baru masuk kantor ini badan gue tuh paling kecil diantara para karyawan cewek yang lain. Pernah pas lagi meeting, salah satu teman cowok gue ngeledikin kalau sekarang leher gue gak kelihatan (nyatu sama pipi) hahahaha.... Rasanya pengen ngelempar agenda gak sih X_X

Tapi emang gue akui, tiga bulan lalu berat badan gue tuh meningkat drastis banget. Biasa cuma diangka 44-46kg (BB Ideal), tau-tau melonjak naik diangka 52kg. Gue sadar itu semua efek ngemil banyak, sering makan berat dikala tengah malam (maklum abis pulang kerja lembur buk!), dan jarang olahraga. Tentunya untuk cewek dengan tinggi tak semampai ini seperti gue ini, punya BB berlebih itu sungguh-sungguh gak enak. Gak enak rasanya karena kok mendadak baju pada kesempitan dan tentunya gak enak dipandang juga (efek lemak bergelambir).

Dari situlah gue bertekad untuk mengurangi berat badan dengan cara mengurangi konsumsi karbohidrat, khususnya nasi. Kenapa akhirnya memutuskan untuk NO RICE DIET? Nasi merupakan makanan nomor 1 yang paling banyak di konsumsi di Indonesia. Semua masyarakat Indonesia bagian barat termasuk gue mengkonsumsi nasi sebagai sumber utama karbohidrat. Setiap hari bahkan sampai 3 kali sehari, nasi akan dijumpai di menu makan berat yang dikombinasikan dengan lauk pauk. Bahkan banyak yang bilang belum makan kalau belum ketemu nasi! Dalam satu piring nasi kalori yang tersedia adalah sebanyak 250 kalori belum lagi ditambah lauk, lalu dikalikan 3 karena gue makan 3x sehari. Belum lagi ditambah cemilan snack dan buah-buahan, berapa coba kalori yang didapat? Banyak! bahkan melebihi kebutuhan kalori harian gue. Untuk itulah, gue meng-cut nasi dalam makanan harian gue dan menggantikannya dengan lebih banyak sayuran dan buah. Untuk sayur biasanya direbus dan ditumis dengan tambahan sedikit kecap asin/garam (sebisa mungkin mengurangi penggunaan garam dan MSG). Singkatnya, gue makan masih sehari 3x tetapi menu nasinya diganti dengan sayur, lauk seperti ayam, daging, dan seafood gue masih makan juga kok dengan porsi normal, serta untuk buah-buahan gue rutin mengkonsumsi buah tiap hari sebagai pengganti snack. Kalaupun kebetulan di rumah gak ada buah. biasanya gue ganti dengan jelly tanpa gula.

Gambar pinjam dari sini.

Berikut beberapa paragraf artikel yang berhubungan dengan diet tanpa nasi ini:

Nutrisi utama yang terdapat di nasi putih adalah karbohidrat, air dan sedikit serat. Asupan karbohidrat berlebih akan diubah oleh tubuh kita menjadi cadangan makanan berupa lemak. Inilah yang membuat kita menjadi gemuk. Belum lagi kebiasaan sebagian orang yang sering menjadikan makan berkarbohidrat menjadi lauk yang nantinya dicampurkan lagi dengan nasi. Misalnya makan mie dengan nasi, kentang dengan nasi atau jagung dengan nasi. Inilah yang akan membuat berat badan bertambah.  
Diet tanpa nasi dapat membantu kita menurunkan berat badan karena membuat tubuh dalam keadaan kurang mendapatkan asupan karbohidrat. Karbohidrat merupakan sumber nutrisi utama yang akan diubah oleh tubuh menjadi energi untuk beraktivitas. Bila asupan karbohidrat kita kurangi, maka tubuh akan mencari bahan nutrisi lain untuk diubah menjadi energi salah satunya ialah lemak. Prinsip inilah yang dapat kita pakai di program diet tanpa nasi, yaitu agar tubuh mengambil sumber energi dari lemak tubuh yang dapat ia pecah. Meski begitu, jangan memotong asupan karbohidrat sama sekali dalam kehidupan kita. Dengan kata lain, ubahlah gaya hidup Anda. Mungkin ke depannya Anda tidak perlu benar-benar meng-cut nasi dari menu makanan Anda namun kurangilah porsi makan nasi Anda agar berat badan tetap di angka ideal.
Olahraga secara teratur merupakan metode tambahan yang melancarkan kesuksesan program diet tanpa nasi ini. Memang, dengan hanya menerapkan diet tanpa nasi angka timbangan Anda dapat menurun, namun hasilnya akan lebih besar dan cepat bila dibarengi dengan aktivitas ini. Olahraga pilihan untuk mendampingi program diet tanpa nasi adalah jogging, berjalan cepat, berenang atau senam aerobic minimal 30 menit sehari yang dilakukan 1 kali per 2 hari. Dengan melakukan ini niscaya program diet Anda akan berjalan lebih cepat dan memberi hasil yang lebih nyata. Sumber: www.dedaunan.com

Awalnya memang berat menjalani diet tanpa nasi ini karena biar gimana pun yang namanya sudah menjadi kebiasaan memang selalu sulit untuk diubah. Tapi kalau sudah diniatin pasti godaan-godaan akan bisa kita lewati *dadah dadah sama Ibu Kantin* gue juga bersyukur punya nyokap yang baik banget dan mensupport gue dalam program diet tanpa nasi ini. Nyokaplah yang tiap hari repot rebusin sayur-sayuran buat gue, potongin buah dll, gue sendiri? tinggal mamam ajah hihihi... Kalau lagi gak enak badan biasa nyokap suka gak tega makanya kadang suka direbusin kentang supaya agak kenyangan *peluk mamah*

Lalu apakah selama 3 bulan nggak makan nasi, BB gue turun?
Iya. BB gue turun 3 kg, lebih tepatnya turun 1kg setelah bulan pertama, turun 1kg lagi setelah bulan kedua, dst. Kalau baca artikel di internet banyak yang mengatakan bahwa seharusnya bisa turun 2kg dalam satu bulan, tapi buat gue turun 1kg sebulan aja udah senang banget. Apalagi diet gue disini kan gak ngoyo2 banget sampai yang mengurangi porsi makan atau gak makan malam gitu. Gue cuma gak makan nasi (sejauh ini baru 3 bulan doang) dan masih makan lauk pauk dengan normal *dadah dadah sama ayam goreng* dan gue juga masih mengkonsumsi sumber karbohidrat lain kayak kentang, gandum, dan pasta sesekali. Apakah gue juga rutin olah raga? tentu tidak hihi... kebiasaan lari sore selepas ngantor sudah gue tinggalkan sejak beberapa waktu lalu :( dan sampai sekarang belum ada semangat untuk mulai lagi.

Sampai kapan mau nggak makan nasi?
Sampai goal gue tercapai tentunya (dapat BB Ideal).

Semoga tulisan acak-acakan kali ini berguna untuk teman-teman yang mungkin juga ingin diet cuma bingung mau diet seperti apa, siapa tau bisa jadi masukan ^^

Note:
Yang mau tau cara hitung BB Ideal dan Kebutuhan kalori harian, silahkan klik link ini ya. Thank you... 

Saturday, 16 January 2016

Hadiah Untuk Yang Tersayang

Judulnya manis banget ya?
Orang tersayang yang gue maksud disini bukan sang pacar atau orang tua ya, melainkan si Bos... Kenapa dikasih hadiah? Karena beliau ulang tahun ;p

Sudah jadi kebiasaan gitu di kantor gue kalau ada yang ulang tahun pasti selalu kita rayain (beliin kue + kado) dan tentunya yang ulang tahun gak lupa traktir teman-teman satu divisi makan siang hehehe...

Namanya juga si Bos yang ulang tahun tentu kita mau kasih hadiah yang agak special, hadiah barang tentu ada tapi kita juga mau kasih hadiah yang bisa dikenang. Kebetulan Ping2 di blognya bahas hadiah ulang tahun pernikahan pertamanya. Hadiah tsb berupa talenan lukis yang lucu banget, ada karikatur orang yang mau dihadiahi dan bisa request tulisan macem-macem juga.

Gue langsung tertarik dan info-info ke teman-teman yang lain. Semua pada setuju kalau kita pesan satu talenan lukis untuk si Ibu Bos. Gak pake lama, gue pun WA Vienzy Flowers untuk order. Sesuai hasil kesepakatan teman-teman satu divisi, gue request karikarurnya digambar wajah bos gue yang lagi makan sayur-sayuran. Sedikit info, bos gue dalam beberapa bulan belakangan emang lagi program diet hehehehe jadi beliau gak makan nasi (di hari kerja doang) melainkan cuma makan sayur rebus ^^

Setelah satu minggu menunggu, Novi (owner Vienzy Flowers) pun  kirimin gue sketsa karikatur di talenannya lalu kirimin juga foto talenan yang udah dilukis dan talenan yang telah dihias dengan pita-pita... Servicenya oke loh, pengerjaannya tepat waktu *happy customer*


Gimana hasilnya? Bagus kan hehehe... Kadang gue suka kepingin jadi orang yang dianugerahi bakat bisa gambar dan ngelukis kayak gini loh, seru kayaknya apalagi bisa menghasilkan uang sendiri ya gak sih?

Terakhir, mau ngucapin Selamat Ulang Tahun ya Bu... Semoga panjang umur, sehat selalu, semakin sukses ;p

Tuesday, 12 January 2016

Nasib (Sample) Souvenirku

Setelah berburu souvenir ke Toko Multi Kasih di Asemka dan sempat juga lihat-lihat online shop yang jual souvenir, gue juga kepikiran untuk coba intip-intip ke Facebook salah satu OS yang jual towel cake (pernah gue bahas di blog tahun 2012 lalu). Pas gue lihat facebooknya, foto yang terakhir di upload adalah foto pertengahan tahun 2015. Ehm.. sempat bertanya-tanya sih apa OS ini udah gak jualan lagi ya soalnya gak ada update apapun sampai hari ini dan websitenya pun gak bisa dibuka.

Iseng-iseng gue pun coba hubungi OS ini via WA (kebetulan di facebook ada nomor handphonenya). Gue tanya untuk lolipop towel cake harganya berapa, lalu di jawablah kalau harganya sekarang sekian dengan minimum order 100pcs. Harganya naik 300 perak/pc dari tahun 2012 lalu, jadi gue pikir masih okelah. Gue pun nanya bisa beli sample gak karena gue kan gak mau langsung beli ratusan pcs tapi ternyata L dan orang tua kita gak suka. Yaudin, gue pesan sample deh 30pcs (sesuai dg ketentuan minimum ordernya dia) dengan catatan gue dapat lolipop towel dengan bahan handuk tipis (kalau mau pakai handuk lebih tebal harganya beda lagi), kain tile, dan minta pakai pita warna pink & biru. Gue bilang kalau untuk warna handuk warna-warni gak apa-apa, terus gue juga minta kain tilenya warna pink & biru aja gak mau warna merah.

Pesan hari Minggu sore, hari Kamis pesanan lolipop towel cake udah sampai. Ternyata OS nya ganti nama dan alamat website, pantas aja udah gak pernah update lagi di sosmed lamanya. Pas gue buka paketnya senang deh ternyata bentuknya lucu, mungil, pokoknya mudah dibawa-bawa deh oleh si penerimanya nanti. Tapi tunggu dulu mata gue menangkap ada yang salah dengan lolipop unyuk ini... Oh ternyata, pita pink dan biru yang gue minta malah berganti dengan pita warna hijau yang warnanya gue gak suka :( udah gitu ornamen kain flanel di tengah-tengah handuk juga hijau juga... Gue emang pencinta warna hijau, tapi kali ini warnanya gak sesuai dengan harapan gue. Sedih.


Gue maunya barang yang dikirim itu sama seperti foto yang gue ambil dari websitenya dulu (warna-warni cerah). Karena gue gak sreg terutama dengan warna pita yang gak sesuai request itu, gue pun menyampaikan feedback ke si owner. Tanggapan ownernya sih karena karyawannya gak perhatiin dan ambil pita yang ready aja. Iya oke kalau sekarang gue bisa terima karena cuma beli 30 pcs untuk sample ya, tapi wajar kan kalau gue khawatir pas beli ratusan pcs nanti malah dikerjain asal-asalan aja gitu gak sesuai request dengan alasan adanya warna itu aja. Tapi lagi-lagi si ownernya bilang untuk next order akan lebih diperhatikan request detail yang gue mau. Oke noted.

Lalu esoknya, beberapa lolipop itu gue titipkan ke L untuk dikasih lihat ke mama-papanya dan pendapat mereka adalah....*jrengjreeeeng* GAK SUKA. Mereka bilang gak suka dan gak bermanfaat T.T lalu saranin gue dan L untuk beli souvenir macam gelas/mangkuk aja karena mamer lebih suka yang pecah belah gitu.

Nyokap gue sendiri sih oke-oke aja sama si lolipop ini tapi bokap aye dong gak demen juga *tolooong* dia bilang jelek masa (iya sih, karena pita hijau norak ituh - sebel) dan bilang lebih bagusan souvenir yang belum lama mereka dapat kayak alat pengupas buah sama centong besi.





Bersyukurnya, gue baru beli sample aja 30 pcs. Coba kalau keburu nafsu beli ratusan pcs tapi ternyata respon keluarga pada gak suka? matek deh dakuh X_X
L sendiri bilang kalau dia gak begitu suka sama lolipop ini terus dia kasih saran nanti kita cari-cari lagi deh. Lalu nasib sample ini gimana? L bilang disimpan aja buat nanti kalau ada acara yang perlu.

Souvenir ini beneran deh gampang-gampang susah nyarinya. Yang mahal sih banyak tapi yang sesuai budget tapi berguna dan cocok sama selera orang tua ini yang belum ketemu-temu. Semoga aja cepat ketemu ya kamu souvenir....



Sunday, 10 January 2016

Ketemuan Sama Vendor Dekorasi (Bag.2)

Kali ini mau cerita soal hasil ketemuan yang kedua sama vendor dekorasi lagi. Kebetulan siang ini teman gue ada yang nikahan, jadi gue sekalian atur jadwal di sore harinya supaya bisa sekalian ketemuan sama vendor dekorasi ini. Tujuan utamanya adalah untuk lihat warna kain, lihat contoh warna-warna bunga, dan make sure soal item-item pendukung dekorasi lainnya, serta yang terakhir yang tentu tak terlupakan adalah bayar DP ke vendor ini :)

Yang belum baca hasil ketemuan sama vendor dekor bagian pertama, bisa melipir kesini dulu ya.

Kita sepakat ketemuan di rumah si cici ini di sekitaran Kota Tangerang, sempat nyasar sebentar pas di dalam komplek perumahannya tapi untungnya dibantu sama Pak Satpam, makasih ya Pak!

Kita janjian jam 5 sore, si cici baru sampai rumah jam 5 lewat karena sempat kena macet (Cicinya abis pulang bongkar dekor di Istana Nelayan Serpong sebelumnya). Mau cerita sedikit nih soal model pelaminan, sebelumnya gue udah sempat kasih contoh model pelaminan yang gue inginkan waktu kita ketemuan pertama kali di resto. Si Cici pun setuju untuk buatin gue pelaminan model gitu, tapi... seiring dengan berjalannya waktu (di dukung juga makin banyak referensi model pelaminan yang gue temukan) gue bilang ke L kalau pelaminan kita kok biasa aja ya. Akhirnya setelah diskusi sama L, kita sepakat mau ubah model pelaminan yang lebih cantik lagi tentunya dengan konsekuensi kita memang oke mau tambah budget untuk list styrofoam warna gold. Gue akhirnya WA si cici ini boleh gak gue ganti model pelaminan tapi warna yang dipakai serta item-item yang terlampir di quotation gak ada yang berubah, si cici baik hati ini pun memperbolehkan gue ganti model, cihuyyy... 

Warna kain yang dipilih pada akhirnya.

(Balik lagi ke topik utama....)

Setelah si cici tiba di rumah, kami pun langsung diskusi soal warna kain. Dia memberikan berbagai contoh potongan kain berbagai warna untuk kami pilih, tentunya warna yang dipilih pertama kali adalah cokelat dan krem, nah pas mau menentukan warna yang ke tiga ini agak bingung, kita ditanya apakah mau tetap putih atau broken white (seperti konsep awal) atau mau coba ganti warna-warna lain kayak pink, fushia, mint, purple, dan coral yang juga lucu kalau dipasangkan sama warna cokelat dan krem. Tebak kita pilih warna apa?
PUTIH sodara-sodari *tiup terompet* kami memang nggak kreatif ya! atau mungkin masih ingin dibilang on the track sama tema wedding kami? hahahahaa...



Untuk pilihan warna bunga-bungaan tentu saja gue dan L sama gak kreatifnya... berhubung kami dapatnya bunga artifisial semua, dari awal kami cuma request warna bunga yang warna agak ngejreng dibanyakin macam fushia sama pinknya supaya dekorasi kami gak terlalu pucat. 

Contoh rangkaian bunga artifisial yang ada di workshop/ rumah si cici yang kami lihat, suka!!!

Gak lupa gue juga nanya harga hand bouquet ke si cici (jaga-jaga kalau mau ganti hand bouquet pagi/malam beda) dikasih harga Rp 500.000,- untuk full rose. Gak tau mahal/murah ya karena gak ngerti harga pasarannya berapa. Kalau mau nambah bunga lain tentu aja harganya beda lagi ^^

Udah segitu aja updatenya, semoga kali ini lebih terhibur karena ada foto-fotonya yah...

Thursday, 7 January 2016

Wedding Ring

*edited - tambah foto*

Wedding ring ini merupakan item yang udah beres dari kapan tau. Lebih tepatnya karena keluguan (baca: kedodolan) gue dan L pas lamaran tahun 2014 lalu sih hehehe, jadi karena kita gak paham banget dan sotoy tingkat tinggi, gue dan L mikirnya pas lamaran cincin kawin tuh udah harus siap. Nah loh!

Saat itu di otak gue dan L kalau nyari cincin kawin cuma keingetan dua nama yaitu Frank & Co. dan Frank Duet. Karena mikirnya Frank Duet pasti lebih banyak pilihan untuk wedding ringnya, jadilah sekitar bulan Februari 2014 gue dan L ke Frank Duet PIM. Setelah lihat beberapa contoh wedding ring kita putuskan ambil satu model yang kita berdua suka. Baik cincin gue dan L masing-masing ada diamondnya secuil hihi *maklum budget terbatas, kita belum bisa beli yang satu karat*

Setelah tentuin model, kita pilih warnanya mau yang silver atau gold. Karena udah dipesenin sama nyokap supaya cincin kita jangan emas putih, yaudah kita pilih yang gold - cuma kita berdua jujur gak suka cincin yang terlalu "emas" banget warnanya. Jadilah kita pilih yang warnanya Rose Gold.

Abis itu ukur jari masing-masing (jari manis kanan) lalu kita tentukan font huruf untuk digrafir di dalam cincinnya dan karena waktu itu belum ada tanggal jadi cuma request tulisan "nama L *simbol love* nama gue" trus sama ada signature dari Frank Duet tulisan "I *simbol love* U"

Pesan Februari, cincin kami dijanjiin selesai bulan Maret (1 bulan). Dan pas sebulan gue ditelepon kalau cincinnya udah jadi dan bisa diambil. Sebelumnya dikasih tau juga kalau kita harus nambah 100rban karena ada nambah gram emas untuk cincin L, kita bayar sekalian pas ambil.

Lovebox nya kayak gini, tapi ini bukan cincin gue yak. Gambar pinjem punya orang :p

Kita dapat dua kotak (Love Box) dari Frank Duet, yang satu kotak besar (di dalamnya udah ada bantal cincin) belundru warna maroon *nyokap gue suka banget sama desainnya* dan yang kedua kotak cincin beludru biasa. Untuk after sales servicenya kita bisa cuci gratis seumur hidup di Frank Duet & Frank & Co dimana aja, atau misalnya cincin gue dan L udah kesempitan bisa resize ulang (tambah gram emas tentu tambah biaya ya) secara gratis. Kalau diomondnya hilang ya tentu aja gak bisa diklaim ya, kecuali kalau copot mereka bisa bantu pasangin lagi for free. Mereka juga rutin kirimin gue birthday voucher pas ulang tahun nilainya lumayan 1jutaan, cuma dua kali dapat gue belum pake2 karena masih banyak keperluan lain disamping beli cincin diamond lagi *menatap nanar* dan kalau ada event pun biasa mereka suka kirim undangan, bisa nikmatin berbagai promo dan dapat free souvenir juga.

Sejauh ini puas sama sales and servicenya Frank Duet. Cincin jadi tepat waktu dan desainnya classic. Kalau harga balik lagi ke masing-masing pasangan ya, kalau gue dan L berpendapat harga mereka worth it (berbanding lurus dengan kualitas dan service).

Untuk yang cari wedding ring boleh kok lihat-lihat di Frank Duet atau Frank & Co. (kok gue berasa jadi salesnya mereka hahaha) kalau diamond gue yakin 100% mereka jual terbaik karena ada sertifikat keasliannya (yang gue tau kalau di toko mas biasa gak ada ya *cmiiw*) dan di tes di depan kita juga. Kalau yang budget wedding ringnya unlimited mampir juga ke Tiffany & Co. atau Cartier juga yak *elap iler* atau pilih bikin di Toko Mas langganan ya silahkan :)

Tuesday, 5 January 2016

Wedding Shoe

Kali ini mau bahas wedding shoe yang kebetulan udah dapat. Belinya pas cuti natalan kemarin. Iseng-iseng ke PIM sekalian skin test di SKII trus lihat-lihat sepatu di Metro. Ada satu model yang menarik hati, bahannya brokat gitu dan dominan warna gold. Modelnya simple gak ribet-ribet tapi pas dipakai ternyata elegan cihuyy... Emang dari dulu kepikiran gak mau cari wedding shoe yang putih banget warnanya karena takut kotor *alasan cemen* 

Padahal pertama kali lihat bukan yang warna gold tapi silver cuma L gak suka katanya norak. Pas lihat yang gold dia bilang bagusan ini, dia suruh gue coba yang didisplay ternyata kegedean hahahaha... lalu minta ukuran nomor 6 ternyata masih kebesaran juga, akhirnya diambilin lagi yang nomor 5 baru deh pas dikaki. 


Merknya Andre Valentino yang belakangan gue baru tau kalau ternyata buatan lokal hehehe, namanya aja yang agak Itali ya tapi mereka memang katanya dulu cuma produksi untuk pasar ekspor dan belum lama aja jual disini.

Kemarin gue masih mikir-mikir beli gak ya soalnya harganya lumayan 1,2mio *korek-korek dompet* trus tambah ragu lagi karena belum tau ini sepatu nyaman apa gak dipakainya. (saat dicoba sih enak dan suka-suka aja ya). Pas SPGnya bilang ada diskon 30% trus L tanya kamu suka gak? Nyaman dipakainya gak? Gue blg gue suka cm sayang euy mihil hihi.. Eh ternyata L blg beli aja nanti dia yang bayar. Melonggo dulu sih sesaat, ciyusan nih??? Dia bilang iya! Oke deh bungkus!


Sebelumnya sempat naksir merk Noche juga (lagi sale 50%) cuma L gak suka - binggung ya ini sebenarnya siapa yang pakai sepatunya nanti hahaha... Andre Valentino juga ada model yang lebih nge-blink pakai full batu-batu  (mirip) swarovski gitu, harganya 1,5mio cocok buat yang pesta di ballroom hehehe...

Yang mau lihat koleksi lainnya dari Andre Valentino Ladies meluncur ya ke www.andrevalentino.com Semoga membantu ;p


Monday, 4 January 2016

Five Months To Go!

Happy New Year 2016!!! Semoga tahun ini segala harapan kita dapat terwujud, kesempatan datang menyapa, dan keberhasilan mampu dijemput di tahun 2016 ini. Amin.

Balik ke persiapan wedding, gak nyangka tepat lima bulan lagi satu moment penting bagi gue dan L serta seluruh keluarga kami akan berlangsung. Sekarang gue mau update sedikit soal persiapan wedding:

Sangjit:
Akhirnya setelah ditimbang-timbang kami akan melangsungkan sangjit (dulu kepikiran gak ada acara sangjit ini), pic nya adalah nyokap gue hihi jadi dia yang akan lebih repot daripada kita semua *sungkem sama mama*. Rencananya pakai 8 nampan, isinya jelas gue gak tau permisa. Jadi nanti nunggu hari Sangjit berlangsung aja ya baru bisa tau isi nampannya apa aja. Progressnya yang gue tau nyokap gue udah beli-beli pita warna merah katanya buat hias nampan sangjit (fyi: nampannya gue dikasih pinjam dari Hilarity Bridal).

KPP, Kanonik, dan Catatan Sipil:
KPP bulan lalu udah tanya sekretariat gereja kira-kira akan diadakan bulan Feb 2016. Untuk Kanonik pastinya bisa dilakukan setelah KPP. Nah catatan sipil ini yang bayangannya masih abu-abu! Gak ngerti bok *harus banyakin googling nih*

Souvenir:
Tentu aja belum dapat.

Undangan:
Pas natalan kemarin Mamer udah nanyain, udah cetak undangan belum van? tentu saja belum cetak karena nunggu kepastian dari Gereja St. Monika - BSD Serpong mengenai jam pemberkatan kami. Rencananya baru konfirmasi ke Gereja awal Januari 2016 ini. 

MC & Entertainment:
Belum tau pakai jasa siapa donk! 

Foto Prewed:
Dari paketan bridal dapatnya indoor photoshoot, cuma kita berdua gak suka sama properti fotonya. Jadinya ditawarin untuk switch ke prewed outdoor (ada tambahan biaya). Pas lihat hasil prewed outdoor cukup suka, yaudin kita deal switch ke prewed outdoor. Tempatnya dimana masih belum tau juga hahaha *balada pengantin koboy*

Fitting Gaun:
Kalau yang ini udah beres! Tgl 23 Des lalu udah ke Hilarity coba gaun lagi. Beruntungnya gue memang dapat dua gaun dari Hilarity *kecup Mba Umie* jadi satu bisa dipakai untuk di gereja dan satu lagi di resepsi. Kedua gaunnya model A-line dan semuanya tentu saja simple designya (untuk yang satu ini Mba Umi dan Mba Aida udah ngerti jadi mereka pasti gak akan menawarkan gaun yang heboh2 karena pasti gue tolak hihi). Yang pertama ada ekornya kurang lebih satu meteran dan yang untuk resepsi gak ada ekornya *horreee* Pilih gaun ini beneran susah-susah-gampang deh. Waktu coba gaun pertama kali di Hilarity gak ada gaun yang gue suka semua. Pas datang kedua kali malah langsung dapat dua gaun sekaligus.

Gaun dan Makeup Keluarga:
Termasuk gaun mama, gaun bridesmaid, gaun penerima angpao, dan gaun keluarga nanti akan fitting rame-rame ke Hilarity Bridal. Kalau Jas kedua Papa, kayaknya nanti akan jahit sendiri.

Pernak-Pernik Lainnya:
Apapun perintilan itu... belakangan aja lah ya hahaha...